news24xx.com
Wednesday, 24 Apr 2019

Mengejutkan, Seekor Harimau Memasuki Pasar Tradisional di Indragiri Hulu, Riau

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Seekor harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) mengejutkan warga sipil ketika ditemukan di sebuah pasar di Desa Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, pada hari Rabu, 11 November. Harimau itu terlihat bermain di antara dua ruko.

 

Meskipun mereka terkejut, bukannya menghindarinya, mereka ingin mendekati harimau itu. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Saryono mengatakan bahwa mereka telah menginstruksikan polisi dan tentara untuk menjaga warga sipil menjauh dari harimau tersebut.

 

“Sebagian besar penduduk melihat harimau dari jarak dekat. Jadi kami meminta polisi dan tentara untuk menjauhkan warga dari kehadiran harimau” kata Saryono.



BACA JUGA : Dompet Dhuafa Riau Perkenalkan Dua Program Terbaru Jelang Ramadhan

Penduduk sipil ingin mendekatinya karena itu adalah kejadian langka bagi harimau untuk datang ke daerah yang ramai seperti pasar.

 

Namun, Saryono mengatakan bahwa menjadi ramai oleh manusia dapat menyebabkan stres pada harimau. "Kami berharap warga sipil dapat menjaga jarak mereka," katanya.

 

Diberitahu bahwa sebelum ini, harimau Sumatra telah memasuki daerah pemukiman penduduk sipil beberapa kali. Salah satunya terjadi di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Saat itu, seekor harimau menyerang seekor sapi.

 

Juru bicara BBKSDA, Dian Indriati mengatakan bahwa seorang warga sipil bernama Parman juga mengklaim bahwa rumahnya sering dilewati harimau sumatera. Saat ini, tim telah memasang dua perangkap kotak di lokasi di mana harimau menyerang sapi. "Tidak ada tanda-tanda bahwa kotak perangkap telah dikunjungi oleh harimau," kata Dian.



BACA JUGA : Kebakaran Hutan Kembali Melanda, Ribuan Orang di Kota Dumai Alami Gangguan Pernafasan

Kepala BBKSDA dari Divisi Riau, Mulyo Hutomo, juga mengatakan bahwa mereka telah mengajarkan warga sipil tentang apa yang harus dilakukan untuk menghindari harimau. Timnya juga melarang warga sipil menggunakan jerat. Karena harimau datang ke desa, penduduk sipil takut melakukan kegiatan apa pun di kebun mereka.

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...