news24xx.com
Tuesday, 25 Jun 2019

Peserta Workshop Antusias Simak Materi Meet Chevron Engineer di Unilak

news24xx


Workshop penulisan di media massa yang digelar Riau24.com bersama Chevron dan SKK MigasWorkshop penulisan di media massa yang digelar Riau24.com bersama Chevron dan SKK Migas

News24xx.com - Kamis 29 November 2018, Riau24.com bersama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan SKK Migas kembali gelar workshop penulisan. Kali ini mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang diberi pelatihan penulisan artikel di media massa. 

 

Selain penulisan artikel, pada kegiatan ini juga dilakukan edukasi kepada peserta terkait minyak bumi dan gas. Communication Specialist PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Tiva Permata menjelaskan sedikit tentang materi tersebut. 

 

"Jadi Chevron merupakan perusahaan minyak terbesar di Indonesia. Kita di Chevron juga terdiri oleh putra putri terbaik bangsa Indonesia. Yang semuanya ada di sana, tidak hanya dari perminyakan, tetapi juga dari berbagai jurusan kita bersama memajukan Indonesia. Jadi adik-adik semua tidak perlu minder, karena semua punya kesempatan bergabung," katanya. 

 

Tiva juga katakan untuk Chevron sendiri banyak terlibat langsung dalam pembangunan daerah. Seperti di Riau, Chevron turut andil dalam pengembangan potensi daerah, komunitas, juga pendidikan. 



BACA JUGA : Bikin Ngiler, Lima Es Ini Wajib Kamu Coba Saat Berbuka Puasa

"Kenapa pendidikan kita anggap penting. Karena pendidikan ini lah salah satu elemen penting bisa mengubah menjadi lebih baik. Workshop bersama Riau24.com ini juga bagian dari misi Chevron untuk ikut dalam peningkatan potensi daerah dan Sumber Daya Manusia," sebutnya. 

 

Sementara itu Ahli Geologi PT CPI, Yordi Nugrahadi memberikan pengenalan eksplorasi dan produksi Migas Indonesia.  "Banyak yang beranggapan eksplorasi Migas itu seperti mengambil air dalam telaga atau danau. Itu salah, karena eksplorasi Migas butuh waktu dan teknologi yang tidak sedikit. Dan minyak itu keluarnya di antara celah pasir-pasir, bukan seperti danau di bawah lapisan tanah," sebutnya. 

 

Mengingat susahnya mendapatkan Minyak bumi dan gas, Yordi mengharapkan seluruh peserta bijak mengkonsumsi bahan bakar. "Jangan boros-boros, karena susah mendapatkan dan produksi Migas. Lagi pula Indonesia sejak 2002 sudah resmi sebagai pengimpor Migas. Jadi produksi dalam negeri tidak cukup memenuhi kebutuhan yang ada," katanya.



BACA JUGA : Kampanye Kurangi Sampah Plastik dan Rumah Tangga di Pekanbaru, Para Ibu Diajak Alfamart Olah Sampah Jadi Produk Bernilai

Seorang peserta Mapita Sari dari Fakultas Ilmu Administrasi Unilak bersyukur bisa ikut acara ini. "Sangat  mengedukasi dan menambah wawasan. Kalau bisa sering-sering acara begini," sebutnya. 

 

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Hj Hasnati SH MH. Turut hadir juga Wakil Rektor III Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Eddy Asnawi, SH, MHum, Communication Specialist PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Yulia Rintawati. Serta hadir Pimpinan Perusahaan Riau24.com, Muhardi dan Pemimpin Redaksi Satria Utama Batubara

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...