news24xx.com
Wednesday, 24 Apr 2019

Pasangan Kembar di Thailand Ini 'Dipaksa' Menikah Satu Sama Lain Dengan Orang Tua Mereka

news24xx


Guitar dan Saudaranya KiwiGuitar dan Saudaranya Kiwi

News24xx.com - Pasangan kembar enam tahun di Thailand dinikahkan satu sama lain karena orang tua mereka percaya bahwa mereka adalah sepasang kekasih di kehidupan lampau. Bocah lelaki bernama Guitar dan saudara perempuannya, Kiwi, lahir pada September 2012, dan orang tua mereka segera mengetahui bahwa Guitar dan Kiwi harus dinikahkan.



BACA JUGA : Patung Penguasa Roma Sebesar 10 Kaki Ditemukan di Sebuah Kota Kuno di Turki

Dalam kepercayaan adat setempat, kembar laki-laki dan perempuan memiliki 'karma' dari hubungan di kehidupan sebelumnya dan dilahirkan untuk kembali bersama, karena sesuatu masalah yang belum terselesaikan. Seperti dilansir Daily Mail, jika mereka tidak secepat menikah, mereka akan mengalami nasib buruk di masa depan.

Ayah dari si kembar, Amornsan Sunthorn Malirat, dan sang ibu, Phacharaporn, mengatur upacara pernikahan mewah di Samut Prakan, Bangkok, Thailand, pada hari Senin, 24 Desember 2018. Puluhan tamu termasuk teman keluarga, kerabat, dan tetangga menghadiri upacara pernikahan pasangan kembar itu.



BACA JUGA : Reiwa, Nama Jaman Kekaisaran Jepang Terbaru yang Akan Mulai Berlaku Pada Mei Ini

"Alasan pernikahan ini adalah karena kami percaya bahwa kedua anak itu adalah pasangan dalam kehidupan sebelumnya. Ini adalah keyakinan yang kami warisi dari zaman dahulu. Kita harus mengatur pernikahan untuk si kembar sebagai solusi untuk masalah yang mereka miliki sebelum mereka ada. Jika mereka menikah, mereka akan hidup sehat dan sukses dan tidak sakit "kata Amornsan.

Upacara pernikahan Guitar dan Kiwi menampilkan prosesi di mana pengantin pria harus melewati sembilan 'gerbang' sebelum dia dapat bertemu pengantin wanita. Bocah itu kemudian harus membayar mahar THB 200 ribu atau IDR 89 juta. Pasangan kecil ini kemudian berpose bersama untuk foto pernikahan.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...