news24xx.com
Tuesday, 21 May 2019

Sebuah Majalah di Jepang Dikritisi Habis-Habisan Setelah Mempublikasikan Artikel Tentang 'Kampus Seks'

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Sebuah majalah Jepang meminta maaf pada hari Selasa, 8 Januari 2019, untuk sebuah artikel yang memeringkat seorang wanita universitas yang mahasiswanya dengan mudah diundang untuk melakukan hubungan seks di sebuah pesta minum.



BACA JUGA : John Wick Bagian Empat Akan Dirilis Pada Mei 2021

Pesta yang dimaksud dalam artikel ini adalah gyaranomi, yaitu pesta minum yang diikuti oleh peserta pria dan mereka membayar wanita untuk menghadiri pesta tersebut. Daftar ini muncul di majalah Spa mingguan! Edisi 25 Desember 2018. Daftar ini memicu kemarahan, terutama di media sosial.

Kemarahan ini dimulai dengan petisi online yang menuntut majalah untuk meminta maaf dan menunda penjualan majalah. Petisi di platform change.org mengungkapkan bahwa artikel itu adalah bentuk seksualisasi, objektifikasi, dan tidak menghormati wanita. Pada hari yang sama majalah itu dirilis, pada 8 Januari 2019, lebih dari 28 ribu orang menandatangani petisi ini.



BACA JUGA : Film Solo Dari Black Widow Akan Mengambil Set Waktu Setelah Film Captain America: Civil War?

"Kami ingin meminta maaf karena menggunakan bahasa sensasional untuk menarik pembaca terutama tentang bagaimana pembaca dapat berhubungan seks dengan mahasiswa (dan untuk menentukan peringkat universitas mereka), dan menghasilkan artikel yang mungkin menyinggung pembaca" kata departemen editorial majalah itu dalam sebuah pernyataan yang diterima AFP.

Tim editorial majalah itu mengungkapkan bahwa daftar itu didasarkan pada informasi dari wawancara dengan para pengembang aplikasi seluler online yang diklaim dapat membantu orang menemukan calon peserta dalam pesta gyaranomi.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...