news24xx.com
Friday, 26 Apr 2019

Secara Terbuka Mengumumkan Bahwa Dia Seorang Gay, Rapper Dari Puerto Rico Ditembak 8 Kali Oleh Orang Tak Dikenal

news24xx


Kevin FretKevin Fret

News24xx.com - Penyanyi rap yang merupakan seorang gay, yang juga seorang aktivis untuk komunitas LGBT, Kevin Fret, ditembak mati di Puerto Rico pada usianya yang baru berumur 24 tahun. Fret, musisi rap Latin pertama yang mengaku gay di depan umum, ditembak di Ibukota Puerto Rico, San Juan, pada hari Kamis, 10 Januari 2019, kata polisi. Dia ditembak delapan kali saat mengendarai sepeda motor. Polisi sedang menyelidiki insiden penembakan ini.



BACA JUGA : Pria Ini Menghancurkan Puluhan Komputer Milik Bekas Kampusnya Hanya Dengan Menggunakan Flashdisk

Kematian Fret membuat jumlah pembunuhan di Puerto Rico tahun ini meningkat menjadi 22 kasus, tambah polisi. Manajer Fret, Eduardo Rodriguez, menggambarkan Fret sebagai seorang seniman yang memiliki "semangat seni" dan memiliki keinginan kuat untuk bermain musik.

Rodriguez mengkonfirmasi kematiannya dengan mengatakan: "Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan perasaan dan kesedihan kita karena mengetahui seseorang yang memiliki begitu banyak mimpi harus pergi. Kita semua harus bersatu dalam masa-masa sulit ini dan berdoa untuk perdamaian bagi negara kita tercinta, Puerto Riko."



BACA JUGA : Mengerikan, Seorang Pedofil di Rusia Mencungkil Mata Seorang Pria Sebelum Memakannya dan Memutuskan Mati Karena Bunuh Diri

Dalam beberapa minggu terakhir, kejahatan di jalanan Puerto Rico telah meningkat. Polisi menggambarkan kejahatan di negara yang terletak di pulau Karibia itu sebagai "krisis kekerasan". Video sang mendiang rapper terbaru, Soy Asi, telah ditonton oleh lebih dari setengah juta orang di YouTube. "Saya orang yang tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain" katanya kepada sebuah majalah online tahun lalu.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...