news24xx.com
Tuesday, 19 Feb 2019

Pria 20 Tahun Ini Mengakui Bahwa Dia Pria Dibalik Serangan Siber Besar-Besaran yang Menyerang Orang-Orang di Jerman

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Peretasan data di Jerman membuat heboh karena bocornya data dari 1.000 tokoh masyarakat, termasuk selebritas hingga politisi Jerman, semuanya bocor ke publik. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Kanselir Jerman Angela Merkel juga menjadi korbannya.



BACA JUGA : Cerita Dari Satu-satunya Penduduk di Sebuah Pulau Terpencil yang Terlibat Dalam Sengeketa Daerah Antara Dua Negara

Dilansir dari The Guardian, Rabu, 9 Januari 2019, polisi telah mengidentifikasi peretas yang menggunakan nama samaran 'G0t' dan 'Orbit'. Dia ditahan pada hari Minggu, 6 Januari 2019, setelah pihak berwenang menggeledah rumahnya. Di hari berikutnya, dia mengaku bertanggung jawab atas serangan siber tersebut.

Pria berusia 20 tahun itu dituduh memata-matai, membocorkan data, dan menyebarkan data pribadi. Penyelidik berhasil melacak sang peretas melalui jejak digital yang ditinggalkannya di internet. Selain itu, penyelidik juga berbicara dengan salah satu saksi penting: seorang pria berusia 19 tahun yang telah berkomunikasi dengan peretas melalui aplikasi pesan yang terenkripsi.



BACA JUGA : Mengerikan, Seorang Gadis Kecil Diperkosa Secara Brutal Hingga Menderita 117 Luka-luka

Sang peretas mengatakan kepada saksi bahwa dia telah menghancurkan komputernya untuk mencegah pendeteksian. Namun, polisi mengatakan bahwa mereka telah memulihkan bukti yang luas. Pria yang tinggal bersama orang tuanya di provinsi Hesse Jerman mengatakan dia bertindak sendiri dan tidak memiliki motivasi politik. Dia juga mengatakan kepada penyelidik bahwa dia terdorong oleh rasa frustrasinya pada informasi yang dibuat oleh para korban serangannya, termasuk politisi terkemuka, jurnalis, dan selebritas.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...