news24xx.com
Tuesday, 19 Feb 2019

Pemanasan Global Bisa Meningkatkan Tingkat Infertilitas Seorang Pria

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Pria mungkin tidak lagi bisa menghindari panas dengan menggunakan pakaian minim. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications menyatakan bahwa suhu yang terlalu panas dapat mengurangi kesuburan pria secara turun-temurun.



BACA JUGA : Mudah Depresi, Jika Iya, Otak Anda Bisa Menua Lebih Cepat Dari Usia Normal Anda

Dikutip dari Straits Times, penelitian dilakukan pada kumbang merah jantan yang terkena gelombang panas. Eksposur pertama menyebabkan jumlah keturunan diperkirakan kurang dari 50 persen. Paparan kedua dari 10 hari berikutnya menyebabkan kumbang steril dan menurunkan harapan hidup.

"Sesuatu yang serupa dapat terjadi pada manusia, karena tingkat kesuburan pria sangat sensitif terhadap panas. Tetapi efek panas pada generasi ini sangat mengejutkan. Singkatnya, kita memanaskan bumi dan menghentikan proses reproduksi itu sendiri" kata ahli biologi Matt Gage dari University of London. Anglia Timur di Thomson Reuters Foundation.



BACA JUGA : Apaakh Mudah Mengantuk Merupakan Gejala Dari Diabetes?, Ini Dia Jawabannya

Hasil penelitian serupa diterbitkan di majalah Science pada 2017. Studi populasi serangga terbang di Jerman turun 75 persen dalam 30 tahun. Gage percaya penurunan ini ada hubungannya dengan peningkatan suhu bumi dalam 30 tahun. Ini mengancam keanekaragaman makhluk hidup karena suhu semakin panas.

Meskipun penelitian menyatakan risiko ini, Gage yakin bahwa manusia dapat menyesuaikan diri. Proses adaptasi ini dapat mengurangi risiko penurunan kesuburan pada pria. Gage juga menunjukkan bahwa pria yang berencana memiliki keturunan jangan khawatir tentang risiko penurunan kesuburan.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...