news24xx.com
Friday, 22 Feb 2019

Tersiksa Dengan Umur Panjangnya, Wanita Ini Meninggal Tepat Sebelum Ulang Tahun ke 130-nya

news24xx


Koka IstambulovaKoka Istambulova

News24xx.com - Memiliki umur panjang mungkin impian banyak orang. Tetapi tidak demikian bagi wanita ini. Seorang wanita bernama Koka Istambulova mengaku merasa tersiksa oleh umur panjangnya.

Seperti dikutip dari Daily Mirror, Koku telah hidup selama 129 tahun. Dia telah mengalami semua hal pahit dalam sebuah kehidupan. Dia bahkan selamat dari penaklukan Stalin. Dia seharusnya berusia 130 tahun pada Juni ini, tetapi dia meninggal dunia sebelum hari jadinya tiba.

Koku menjadi populer ketika dia mengatakan dia tidak pernah merasa bahagia bahkan sekali pun dalam hidupnya. Cucunya, Illiyas Abubakarov mengatakan bahwa dia meninggal dengan damai saat makan malam, pada hari Minggu, 27 Januari di rumahnya di Chechnya.

“Dia tiba-tiba merasa tidak enak badan, katanya dadanya sakit. Kami memanggil dokter, kami diberitahu bahwa tekanan darahnya tiba-tiba menurun, jadi diperlukan suntikan. Tetapi mereka gagal menyelamatkannya. Dia meninggal dengan tenang” jelasnya. Dia dimakamkan di desanya, Bratskoe, oleh lima cucunya dan 16 cicit.



BACA JUGA : Pemerintah China Melarang Warganya Untuk Mempelajari Bahasa Tibet

Menurut catatan, Koku adalah seorang Muslim yang lahir sebelum Tsar Nicholas II terakhir. Dia bahkan lebih tua dari Uni Soviet. Dia diperkirakan lahir pada tahun 1889, ketika Ratu Victoria dari Inggris naik tahta. Ketika dia masih hidup, dia memberi tahu orang-orang tentang pengalaman hidupnya yang menyiksa.

Orang Chechnya dideportasi oleh Stalin ke Kazakhstan 75 tahun yang lalu. Dia mengatakan pada waktu itu, ada banyak orang yang mati di truk ternak yang mayatnya dibuang untuk dimakan oleh anjing yang lapar.

"Hari itu adalah hari yang paling buruk, dingin, dan suram" katanya. “Kami dimasukkan ke dalam kereta dan dibawa entah kemana. Kereta dipenuhi orang-orang, sampah, dan bahkan kotoran berserakan di mana-mana.”

Koku memberi tahu para jurnalis tentang kekerasan dan kekejaman Stalin. Ketika ditanya tentang bagaimana dia bisa hidup begitu lama, dia mengatakan itu adalah keputusan Tuhan.

“Mengapa Tuhan memberi saya umur panjang dengan begitu sedikit kebahagiaan?” Katanya. "Aku akan mati dari dulu, jika Tuhan tidak menjagaku. Sulit untuk hidup ketika semua hal yang Anda ingat sudah mati. Dan kematian itu sangat menakutkan berapa pun usiamu. ”

 

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...