news24xx.com
Wednesday, 24 Jul 2019

Polar Vortex, Alasan Dari Cuaca Super Dingin yang Melanda AS Pada Tahun Ini

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Polar Vortex adalah aliran udara dingin bertekanan rendah yang berputar di kutub utara dan selatan Bumi. Aliran udara dingin ini berputar ke arah yang berlawanan. Biasanya pusaran udara dingin ini berputar secara konstan ke utara atau selatan. Tetapi, selama musim dingin, aliran udara ini terkadang menjadi tidak stabil dan melebar secara acak.

Ketika peristiwa ini terjadi, daerah yang terkena biasanya dapat mengalami suhu di bawah nol derajat, seperti dikutip dari Scijinks.gov. Ketika ini terjadi selama musim dingin di belahan bumi utara, biasanya akan berdampak pada negara-negara sekitarnya seperti Kanada, Amerika Serikat, Rusia, atau Cina utara.



BACA JUGA : Ini Dia Bentuk Evolusi yang Akan Manusia Alami Jika Mereka Termasuk Dalam Bagian Kolonisasi di Mars

Di Amerika Serikat, peristiwa ini sering terjadi dan sering dikaitkan dengan serangan udara dingin, seperti yang dilaporkan oleh weather.gov. Sebagai akibat dari fenomena ini, suhu di daerah Chicago, AS bisa mencapai minus 28 derajat Celcius dan bahkan sebagian Ontario mencapai minus 54 derajat Celcius.

Pada saat yang sama, suhu di Alaska, yang lebih dekat ke Kutub Utara, hanya minus 11 derajat Celcius. Cuaca ekstrem yang serupa telah melanda Kanada dan AS pada 2014. Akibat cuaca dingin ekstrem beberapa bagian air terjun Niagara mulai membeku.

Efek pemanasan global dan perubahan iklim pada peningkatan frekuensi polar vortex masih menjadi masalah. Para peneliti mulai dapat mengungkap efek pemanasan global dan perubahan iklim pada curah hujan, gelombang panas, kebakaran hutan dan kekeringan. Tetapi mereka masih belum menemukan bukti bahwa pemanasan global berdampak pada pusaran kutub.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...