news24xx.com
Friday, 22 Feb 2019

Lebih Dari 20 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Terluka Karena Cuaca Dingin yang Ekstrim Melanda AS Bagian Utara

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Salju tebal dan cuaca dingin ekstrem yang mendekati Amerika Serikat bagian utara minggu ini telah mereda, tetapi cuaca ini telah mengklaim nyawa lebih dari dua puluh orang yang terbunuh di delapan negara bagian sementara ratusan lainnya menderita luka-luka, termasuk jari-jari yang membeku, patah tulang, serangan jantung dan keracunan karbon monoksida.

Di Illinois, pihak rumah sakit melaporkan sejak Selasa ada 220 kasus radang dingin, dan bagian tubuh beku, dan hipotermia. Cuaca ekstrem ini terjadi karena pusaran kutub atau udara tekanan rendah yang tebal dan dingin yang menyebabkan suhu turun menjadi minus 34 derajat Celcius, dengan suhu terdingin minus 45 derajat Celcius.



BACA JUGA : Israel Akan Menjadi Negara Keempat yang Akan Mendarat ke Bulan

Di Minneapolis, Pusat Kesehatan Hennepin biasanya memiliki 30 kasus radang dingin dalam satu musim dingin. Namun, hanya dalam seminggu terakhir, ada 18 kasus. "Dalam tiga hari terakhir, saya telah melihat paling banyak kasus radang dingin dalam karier saya" kata Dokter Andrea Rowland-Fischer, yang bekerja di ruang gawat darurat di lokasi,

Sebagian besar pasien ini, menurut dia, sebelumnya memiliki faktor-faktor yang membuat mereka sulit untuk menjaga diri mereka sendiri. Ada juga kasus-kasus ketika orang pingsan karena mereka tidak menyadari tubuh mereka membeku.

Ada juga pasien radang dingin yang mendapatkannya karena ia terpapar udara dingin hanya dalam waktu singkat, tanpa perlindungan seperti sarung tangan atau masker. Beberapa pasien ini harus diamputasi - keputusan ini diambil oleh dokter empat sampai 10 hari setelah pasien terpapar radang dingin.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...