news24xx.com
Friday, 22 Mar 2019

Ribuan Karyawan Akan Dipecat, Ini Kata Freeport Indonesia

news24xx


Freeport Freeport

News24xx.com -  Penambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) membantah pada hari Kamis tentang rencana perusahaan untuk memberhentikan lebih banyak pekerja karena akhir dari dekat operasi tambang terbuka di tambang Grasberg di Mimika, Papua.

"Tidak ada rencana untuk mengurangi jumlah pekerja," kata juru bicara PTFI Riza Pratama di Timika, Papua, seperti dikutip oleh Antara.

Dia mengakui, bagaimanapun, bahwa penambangan terbuka hampir selesai dan penambangan bawah tanah akan menjadi fokus di masa depan. Dia mengatakan produksi dari penambangan bawah tanah selama periode transisi hingga 2020 akan lebih rendah dari penambangan terbuka.

“Dalam dua tahun ke depan, akan ada periode transisi di mana penambangan bawah tanah tidak akan mencapai produksi maksimal,” kata Riza.

Dia menambahkan bahwa ini akan mempengaruhi pendapatan korporasi dan tentunya akan mempengaruhi jumlah dana kemitraan yang akan dicairkan untuk mendukung program pembangunan lokal di daerah sekitar di Mimika.

“Kami berharap masa transisi akan memakan waktu tidak lebih dari tiga tahun dan produksi dapat ditingkatkan. Jika produksi meningkat, dana kemitraan juga akan jauh lebih tinggi, ”tegasnya.

PTFI berencana untuk mengoperasikan kereta penambangan di tambang bawah tanah. Perusahaan masih menunggu persetujuan dari pemerintah provinsi untuk mengoperasikan peralatan tersebut. Penambang itu juga mengalokasikan US $ 2,6 miliar untuk membangun smelter di Gresik, Jawa Timur, yang akan memiliki kapasitas 2 juta metrik ton (dmt) konsentrat tembaga setiap tahunnya.

Pada awal 2017, perusahaan memberhentikan 3.340 pekerja ketika pemerintah menolak untuk memperpanjang izin ekspor konsentrat.

 

 

NEWS24XX.COM/DEV/RED

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...