news24xx.com
Friday, 22 Mar 2019

Otaknya Masih Dalam Proses Perkembangan, Jadi Apa yang Bayi Mimpikan Dalam Tidur Mereka?, Ini Dia Jawabannya

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Otak bayi yang dalam perkembangan belum dapat menciptakan memori yang serumit orang dewasa. Menurut psikolog David Foulkes, salah satu pakar mimpi anak-anak, orang sering keliru mengira bayi mampu bermimpi. Mempertimbangkan alasan seperti pengalaman yang terbatas dan kemampuan otak yang belum maksimal, Foulkes dan ahli saraf lainnya menganggap bayi tidak dapat bermimpi di tahun-tahun awal kehidupan mereka.

Ketika memasuki fase REM (Rapid Eyes Movement) atau gerakan mata yang cepat yang merupakan fase ketika orang dewasa mulai bermimpi, setengah dari waktu tidur bayi dihabiskan di fase itu, diikuti oleh sentakan bola mata dan kedutan pada tubuh.



BACA JUGA : Jika Anda Kira Venus Atau Mars Adalah Planet Terdekat ke Bumi, Anda Salah, Ini Dia Hasil yang Didapatkan Oleh Para Ilmuwan di AS

Sementara orang dewasa hanya menghabiskan seperempat dari waktu tidur mereka dalam fase itu, sisanya berada dalam fase non-REM yang ditandai oleh gelombang otak yang lambat. Karena itu, jika bayi bisa bermimpi, maka kerja otak ibarat bermimpi selama delapan jam penuh, sedangkan gambar yang mereka impikan hanyalah sesuatu yang mereka kenal, seperti kamar tidur, mainan, dan wajah orang tua mereka.

"Ahli saraf menganggap bermimpi sebagai proses kognitif yang muncul di awal masa kanak-kanak, begitu mereka memiliki kemampuan untuk memvisualisasikan hal-hal secara visual dan spasial. Bahkan anak-anak di usia seperti 4 atau 5 tahun umumnya menggambarkan mimpi yang statis dan lembut, tanpa karakter yang bergerak, sedikit emosi dan tidak ada yang perlu diingat "situs web Live Science menulis, menurut penelitian oleh Foulkes dan teman-teman.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...