news24xx.com
Friday, 23 Aug 2019

Pemerintah Perancis Berencana Untuk Melarang Implan Payudara yang Bisa Mengakibatkan Kanker

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Prancis dikabarkan akan melarang jenis implan payudara yang memiliki risiko menyebabkan kanker langka. Seperti dilansir AFP, Badan Nasional Obat-obatan dan Produk Kesehatan (ANSM) Prancis telah mengajukan banding kepada produsen implant payudara tentang rencananya untuk melarang pembuatan, pendistribusian, impor, ekspor, promosi, dan penggunaan implan payudara jenis tertentu.

Implan payudara yang dikhawatirkan oleh pemerintah Prancis adalah implan permukaan bertekstur yang diyakini dapat menyebabkan bahaya serius dalam membentuk kanker limfoma sel besar anaplastik (BIA-ALCL). ANSM telah lama mengawasi penggunaan implan payudara sejak 2011. Pada November 2018, ANSM mencatat bahwa 53 kasus BIA-ALCL terjadi karena penggunaan implan payudara jenis tertentu.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) melaporkan peningkatan kasus kanker langka akibat implan payudara. Pada bulan Februari 2019, FDA menerima total 660 laporan BIA-ALCL. Kasus rata-rata terjadi pada wanita dengan payudara implan bertekstur.

Mengutip dari Live Science, BIA-ALCL adalah jenis kanker yang menyerang sel-sel sistem kekebalan tubuh. Ketika kanker menyerang wanita dengan implan payudara, kanker akan muncul di jaringan parut implan. Beberapa gejala termasuk pembesaran ukuran payudara yang tidak dapat dijelaskan, bentuk payudara yang asimetris, benjolan di payudara dan ketiak, ruam, dan pengerasan payudara.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...