news24xx.com
Thursday, 22 Aug 2019

Pembully-an Menjadi Semakin Brutal, Siswi Sekolah Menengah di Bangladesh Ini Dibakar Hidup-Hidup Oleh Teman Sekelasnya

news24xx


Nusrat Rafi Dirawat di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal duniaNusrat Rafi Dirawat di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia

News24xx.com - Kasus-kasus pembullian sepertinya tidak pernah berakhir. Akhir-akhir ini, ada insiden seorang siswa sekolah menengah di Pontianak bernama Audrey yang diintimidasi oleh siswa perempuan sekolah menengah. Sejumlah orang yang bersimpati dengannya mulai membelanya, menggunakan tagar #JusticeForAudrey di media sosial.

Bahkan ketika kasus Audrey belum selesai, ada kasus pembullian lain yang terjadi dan menjadi viral. Seorang siswa sekolah menengah meninggal karena di bully, tubuhnya terbakar.

Siswa sekolah menengah yang miskin ini bernama Nusrat Rafi (18) dari Chittagong, Bangladesh. Dia di bully oleh teman-teman sekolahnya di Fazil Madrasah Senior. Keempat pengganggu itu bahkan memercikkan bensin padanya dan membakarnya sampai mati.

Saudara laki-laki Nusrat, Mahmudul Hasa yang mengetahui hal tersebut langsung pergi ke TKP setelah dihubungi oleh sekolah. Dia terkejut menemukan tubuh saudara perempuannya terbakar, dengan hanya wajahnya yang masih utuh.

Nusrat dibawa ke Rumah Sakit Medical College Dhaka dan dia harus menerima perawatan intensif karena cedera. Sayangnya, setelah 5 hari berlalu, dia meninggal dunia pada hari Rabu, 10 April.

Kematiannya menyebabkan kesedihan yang luar biasa bagi keluarganya, terutama ibunya, Shirin Akter, yang masih tidak bisa merelakan kepergian putrinya. Keluarga itu kemudian melaporan para pelakunya, bahkan meminta langsung keadilan dari Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.

"Ini bukan penindasan tetapi pembunuhan berdarah dingin" kata Hasan.

Kasus ini ditangani secara serius oleh departemen kepolisian Bangladesh dan dianggap sebagai pembunuhan berencana. Ini karena pelakunya menggunakan topeng dan sarung tangan selama pembunuhan. Polisi telah menangkap 4 pembully dan 3 guru yang ceroboh dalam mengawasi para siswa.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...