news24xx.com
Tuesday, 23 Jul 2019

New York Merencanakan Untuk Melarang Penggunaan Bulu Hewan, Ribuan Pekerja Terancam PHK Massal

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Pemerintah Kota New York berencana untuk melarang penjualan produk-produk fashion yang berasal dari bahan bulu binatang. Peraturan ini mendapat respons yang baik dari para aktivis hewan, tetapi di sisi lain banyak orang yang terancam dengan pengangguran.

Citra Kota New York sebagai salah satu dari empat pusat mode dunia (selain London, Milan dan Paris) menjadikan kota ini salah satu pasar besar bagi industri bulu hewan. Menurut FUR NYC, Kota New York menghasilkan sekitar 80 persen mantel bulu buatan Amerika Serikat.



BACA JUGA : Pemerintah Pekanbaru Terancam Kehilangan Dana Alokasi Khusus 2019 Tahap Pertama

Nick Pologeorgis, sebagai salah satu pemilik perusahaan penghasil bulu di New York mengatakan bahwa ayahnya yang seorang imigran dari Yunani, pertama kali membuka bisnis keluarga sekitar 60 tahun yang lalu. "Karyawan saya sangat khawatir. Jika Anda berusia 55 atau 50 tahun, dan keterampilan yang Anda punya hanya memproses bulu hewan, jadi apa yang bisa mereka lakukan nanti setelah tidak dipekerjakan lagi?" Kata Nick seperti dikutip CBS.

Jika kebijakan ini diberlakukan, ada sekitar 1.100 orang yang berisiko kehilangan pekerjaan mereka, dan jumlah itu hanya di daerah Kota New York, tidak termasuk kota-kota lain di negara bagian New York. Menurut Linda Rosenthal, seorang anggota Partai Demokrat yang terlibat dalam penyusunan undang-undang, menggunakan bulu binatang sebagai pakaian adalah tindakan yang kejam dan biadab.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...