news24xx.com
Friday, 23 Aug 2019

Sebuah Studi Menemukan Bahwa Penggunaan Minyak Makan Bekas Bisa Memicu Perkembangan Sel Kanker di Tubuh Anda

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Penelitian baru dalam jurnal Cancer Prevention Research mengatakan bahwa minyak nabati bisa berubah menjadi racun jika dipanaskan berkali-kali karena mengandung karsinogenik. Bahkan dengan mengonsumsi minyak nabati yang dipanaskan kembali dapat memicu pertumbuhan sel kanker pada hewan.

Banyak penjual makanan menggunakan minyak bekas untuk menggoreng makanan mereka. Oleh karena itu, ada temuan pada bulan Maret 2019 di Research Cancer Prevention Research, berjudul, "Thermally Abused Frying Oil Potentiates Metastasis to Lung in a Murine Model of Late-Stage Breast Cancer."

Penulis melakukan percobaan pada tikus dengan memberi kelompok tikus diet rendah lemak selama satu minggu. Setelah seminggu, penulis memberi makan beberapa tikus yaitu kacang kedelai yang digoreng dengan minyak baru sementara tikus lainnya mendapat kedelai yang digoreng oleh minyak bekas.

Para penulis secara khusus menemukan bahwa ‘konsumsi makanan berulang yang digoreng dengan minyak kedelai bekas menghasilkan peningkatan berbahaya seperti pembentukan tumor paru-paru metastatik dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak kedelai segar. "Mereka secara khusus melihat kanker payudara metastatik, kemudian mereka dapat menyuntikkan sel-sel kanker payudara pada setiap tikus dalam sampel mereka dan kemudian dapat melihat bagaimana minyak yang dipanaskan dapat mempengaruhi pertumbuhan sel-sel kanker.

Ternyata dengan menggoreng kembali minyak goreng, minyak ini dapat melepaskan sejumlah besar racun yang terakumulasi yang disebut acrolein. Zat ini dikaitkan dengan gangguan neurologis dan penyakit jantung.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...