news24xx.com
Sunday, 26 May 2019

Beberapa Perusahaan di Jepang Mulai Menghentikan Perekrutan Pekerja Baru yang Merokok

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Jepang menargetkan negaranya menjadi negara bebas asap, bersih, dan memiliki lingkungan modern menjelang Olimpiade Tokyo pada 2020. Dikutip dari Daily Mail, perusahaan Softbank di Jepang akan melarang pekerja untuk merokok di jam kerja tanpa memandang apakah mereka ada di kantor atau tidak.

Kebijakan ini akan diterapkan pada hari Jumat terakhir setiap bulannya, dan setelah Oktober 2019, hari Rabu juga akan dimasukkan sebagai hari bebas asap rokok. Sementara itu, Softbank tidak akan memberikan hukuman kepada mereka yang melanggar, tetapi peringatan keras masih akan diberikan.

Sementara perusahaan Jepang lainnya mengungkapkan bahwa mereka tidak akan menerima para pencari kerja yang merokok untuk bekerja di perusahaannya dan calon potensial akan diminta untuk mengakui apakah mereka perokok atau tidak. Peraturan ini bertujuan untuk membantu pemerintah mengurangi jumlah perokok dari 17,7 persen menjadi 12 persen pada 2020.

Tidak hanya perusahaan, Universitas Nagasaki juga baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka tidak akan mempekerjakan profesor atau dosen yang merokok. Pengecualian dapat dilakukan jika mereka berjanji untuk berhenti merokok setelah diterima bekerja.

"Tugas kami sebagai universitas adalah menjaga sumber daya manusia, dan kami merasa berkewajiban mencegah orang merokok karena beberapa perusahaan sudah mulai tidak merekrut pekerja yang merokok" pungkas Shigeru Kono, presiden universitas.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...