news24xx.com
Thursday, 23 May 2019

Dua Wanita Muda Ini Diduga Penyebab Tewasnya Seorang Bayi di Pusat Penitipan Anak di Bali

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Setelah bayi berusia 3 bulan meninggal di sebuah pusat penitipan anak di Denpasar, Bali, sekarang Kepolisian Denpasar telah menunjuk dua wanita sebagai tersangka. Polisi menuduh para tersangka akibat kelalaian yang menyebabkan kematian.

Kedua wanita tersebut berinisial MD, 38, pemilik tempat penitipan anak, dan karyawannya, TN, 39, akan didakwa berdasarkan Pasal 76B UU Perlindungan Anak dan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian.

"Kedua tersangka menghadapi hukuman penjara lima tahun," Kepala Kepolisian Denpasar, Kombes. Ruddi Setiawan mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin.

Laporan sebelumnya mengungkapkan bahwa bayi perempuan berusia 3 bulan, Elora Nathania Ang, meninggal di Princess House Childcare di Jl. Badaksari, Denpasar, pada 9 Mei. Bayi itu diduga meninggal karena mati lemas setelah TN membiarkannya tidur telungkup dalam selimut.

Setelah bayi diberi ASI, dia dibiarkan sekitar 1 menit. Ketika TN kembali, dia menggendong bayi itu selama beberapa menit, dan kemudian dia membiarkan bayi itu tertelungkup, dan meninggalkannya selama sekitar 30 menit. Ketika dia kembali, bayinya lemah. Mereka membawanya ke rumah sakit, tetapi bayinya meninggal.

Ruddi menambahkan bahwa pemilik pusat penitipan anak juga telah ditetapkan sebagai tersangka setelah penemuan bahwa perusahaan tidak memenuhi peraturan yang diperlukan.

“Pusat penitipan anak tampaknya tidak memiliki izin. Semua karyawan tidak memiliki keterampilan dalam merawat bayi atau anak-anak. Mereka hanya lulusan sekolah menengah pertama dan menengah atas yang bekerja tanpa pelatihan apa pun, ”kata Ruddi.

 

 

 

NEWS24XX.COM/DEV/RED

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...