news24xx.com
Thursday, 23 May 2019

Pemerintahan Tanzania Sedang Mempertimbangkan Untuk Memasang Kereta Gantung Untuk Mengakses Puncak Gunung Kilimanjaro

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Tanzania ingin meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan kenegaranya dengan berencana memasang kereta gantung di Gunung Kilimanjaro, gunung tertinggi yang berada di Afrika. Proyek ini sendiri sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan-perusahaan dari Cina dan dari Barat. Sekitar 50 ribu wisatawan mendaki Kilimanjaro setiap tahunnya. Satu kereta gantung yang memiliki akses ke gunung bisa meningkatkan jumlah wisatawan hingga 50 persen, kata Constantine Kanyasu, Wakil Menteri Pariwisata Tanzania.

Negara ini sedang melakukan studi kelayakan pada rute yang memungkinkan untuk dipasangi kereta gantung, kata Kanyasu, seperti dikutip oleh Reuters, 10 Mei 2019. "Kami masih melakukan studi kelayakan untuk melihat apakah proyek ini bisa berhasil" katanya. "Ada dua perusahaan, satu dari China dan lainnya dari Barat yang menunjukkan minat pada proyek ini"

"Ini bukan proyek pertama di dunia, karena sebelumnya kereta gantung telah dipasang di Swedia, Italia, dan bahkan Himalaya" katanya. Kanyasu mengatakan pemerintah sedang melihat rencana bisnisnya, calon investor dan manfaat yang akan dihasilkan dari proyek kereta gantung.

Namun kelompok pemandu dan porter yang mencari keuntungan dengan membawa turis ke pegunungan menentang proyek ini, karena mereka khawatir kereta gantung ini akan mengurangi jumlah pendapatan mereka. Loishiye Mollel, kepala Organisasi Porter Tanzania Porters, mengatakan pendaki biasanya membutuhkan waktu seminggu untuk mencapai puncak gunung.

"Satu kelompok pendaki dari Amerika Serikat memiliki maksimal 15 orang. Hampir setengah dari mereka adalah porter, koki, dan pemandu. Semua profesi akan dipengaruhi oleh keberadaan kereta gantung ini" katanya.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...