news24xx.com
Tuesday, 25 Jun 2019

Penyakit Langka yang Diderita Oleh Gadis Kecil Ini Membuatnya Bisa Tewas Jika Dia Terkena Sinar Matahari

news24xx


Kaia EttingoffKaia Ettingoff

News24xx.com - Pada musim panas 2016 kemarin, tubuh Kaia Ettingoff tiba-tiba dipenuhi dengan ruam merah. Tidak jelas apa penyebabnya, apa pun yang digunakan oleh orang tuanya tidak bisa mengatasi ruam tersebut. Kate dan David, orang tua Kaia, akhirnya menyerah dan membawa anak mereka ke dokter. Setelah lima bulan pemeriksaan penuh dilakukan oleh dokter, menjalani serangkaian tes dan pemindaian, Kaia didiagnosis dengan juvenile dermatomyositis.

Menurut situs web Johns Hopkins Medicine, Juvenile dermatomyositis (JDM) adalah penyakit autoimun yang langka. Biasanya terjadi pada anak-anak, sistem pertahanan tubuh berubah menjadi menyerang sel-sel kekebalan tubuh dan jaringannya sendiri, yang dipicu oleh sinar matahari. Jadi, jika tubuhnya terpapar sinar matahari, ia bisa berada dalam bahaya yang bisa mengancam nyawanya.

Jadi, telah ditemukan penyebab ruam merah pada kulit dan peradangan otot yang diderita Kaia. Hingga kini belum ditemukan obat untuk JDM dan pengobatan biasanya melibatkan obat-obatan dan kadang-kadang fisioterapi untuk memperkuat otot dan mengurangi peradangan.

"Dia berusia dua tahun ketika ruam pertama kali muncul di siku dan lututnya. Ruam ini tidak bisa hilang, kami pikir ini adalah eksim. Di musim gugur, ruamnya bisa menyebar ke pipi dan jari-jari. Saya mencoba mencari tahu di Google dan saya membaca tentang JDM dan curiga anak saya memilikinya" kata Kate, dikutip dari Daily Mail.

Kate mengakui dia sangat lega bahwa anaknya telah didiagnosis dan memiliki rencana perawatan, tetapi David masih terkejut karena dia tidak berpikir anaknya akan menderita penyakit yang sangat serius. Sekali seminggu, Kaia datang ke rumah sakit untuk diberikan steroid dosis tinggi melalui jalur IV dan sebulan sekali, ia menjalani Terapi Imunoglobulin Intravenous (IVIG), yang merupakan pendonoran darah sehat kedalam tubuh Kaia, yang mengandung antibodi untuk menghambat kerusakan yang dideritanya.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...