news24xx.com
Wednesday, 23 Oct 2019

Untuk Pertama Kalinya di AS, Negara Bagian Washington Melegalkan Proses 'Rekomposisi', Proses Pembuatan Kompos Dari Tubuh Manusia

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Negara bagian Washington, Amerika Serikat, untuk pertama kalinya pada hari Selasa, 21 Mei 2019 mengesahkan bisnis pembuatan kompos dari tubuh manusia, atau disebut juga rekomposisi. Berkat aturan baru ini, orang punya pilihan untuk mengubah tubuh mereka menjadi pupuk kompos setelah mereka mati jika mereka mau.

Upaya untuk mengubah tubuh menjadi pupuk kompos ini dipandang sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan daripada metode kremasi dan penguburan. Ketika proses pengomposan selesai, kerabat akan diberikan tanah yang dapat digunakan untuk menanam bunga, sayuran, atau pohon.

"Rekomposisi menawarkan alternatif selain cara mengubur mayat atau kremasi karena opsi ini lebih alami, aman, berkelanjutan, dan tidak memiliki emisi karbon dan menghabiskan tempat" kata Katrina Spade, salah satu pendiri bisnis rekomposisi yang melobi aturan tersebut agar bisa diberlakukan, seperti dikutip oleh BBC pada hari Rabu, 22 Mei 2019.

Katrina menjelaskan proses rekomposisi akan dilakukan dengan menempatkan tubuh dalam wadah besi heksagonal yang berisi tanaman alfalfa, serpihan kayu dan jerami. Wadah kemudian ditutup dan secara alami tubuh akan membusuk setelah 30 hari dan menghasilkan kompos yang setara dengan dua gerobak dorong.

Proses rekomposisi ini juga telah disahkan di Swedia. Pemakaman ramah lingkungan ini mulai banyak dibicarakan ketika aktor Hollywood Luke Perry berencana untuk mengubur dirinya dengan pakaian jamur khusus untuk membantu proses rekomposisi dari mayatnya.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...