news24xx.com
Monday, 19 Aug 2019

Pemerintahan Jepang Menjadikan Vertigo Sebagai Alasan Jatuhnya Pesawat Jetnya di Samudra Pasifik Pada April Kemarin

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Pada bulan April sebuah pesawat tempur F-35 Jepang dilaporkan jatuh di Samudra Pasifik saat melakukan latihan terbang dan insiden tersebut menewaskan pilot yang mengendarai jet tersebut. Hasil penyelidikan menemukan bahwa tidak ada masalah mekanik atau perangkat lunak pada pesawat. Karena alasan ini, Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya menyimpulkan kemungkinan pilot pesawat terbang mengalami vertigo.

Kondisi vertigo diketahui menyebabkan seseorang merasa sangat pusing yang membuat orang tersebut sulit mengontrol keseimbangan mereka. "Kami percaya bahwa pilot mengalami vertigo atau disorientasi spasial dan dia tidak menyadarinya. Kondisi ini dapat menyerang semua pilot tidak peduli bagaimana pengalaman mereka menerbangkan pesawat" kata Takeshi seperti dikutip oleh Reuters, Senin, 10 Juni 2019.

Ketua Asosiasi Spesialis Kedokteran Penerbangan Indonesia (PERDOSPI), Dr.dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP, menjelaskan bahwa ini bisa terjadi karena gangguan keseimbangan di telinga bagian dalam. Oleh karena itu, seorang pilot disarankan untuk melatih dirinya sendiri melalui simulasi dengan alat Pelatihan Orientasi Advance.

"Disorientasi adalah penyebab utama, yaitu terganggunya sistem keseimbangan tubuh di telinga bagian dalam, yang membuat orang tertipu karena ada cairan di setengah saluran di dalamnya" kata Dr.Wawan beberapa waktu lalu.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...