news24xx.com
Tuesday, 18 Jun 2019

Pemerintah Kamboja Akan Melarang Wisatawan Atraksi Menaiki Gajah di Negara Tersebut Setelah 2 Gajah Tewas Karena Hal Tersebut

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com -Pemerintah Kamboja telah menanggapi petisi yang menyerukan diakhirinya wahana naik gajah di Angkor Wat dengan beberapa berita positif.

Dua gajah yang keduanya mati karena kelelahan dalam tiga tahun terakhir telah mendorong petisi yang mendapat perhatian internasional dan lebih dari 14.000 tanda tangan hanya dalam waktu 2 hari.

Sebagai tanggapan, Kamboja telah mengumumkan bahwa wisatawan yang mengunjungi Angkor Wat tidak akan lagi diizinkan menaiki gajah mulai tahun 2020.

Keributan untuk mengakhiri praktek ini dimulai pada tahun 2016 ketika seekor gajah di Angkor Wat jatuh dan mati saat membawa dua wisatawan di punggungnya. Seekor gajah lagi mati kelelahan dua tahun kemudian.

Menurut Komite Kelompok Gajah Angkor, 14 gajah yang saat ini berada di lokasi wisata akan dipindahkan ke pusat konservasi dan pengembangbiakan pada awal 2020.

"Pada awal 2020, asosiasi kami berencana untuk mengakhiri penggunaan gajah untuk mengangkut wisatawan" kata direktur komite itu. “Mereka masih bisa menyaksikan gajah dan berfoto besama mereka di pusat konservasi dan pengembangbiakan kami. Kami ingin gajah hidup dengan cara yang sealami mungkin.”

Aktivis hak-hak binatang tentu saja  memuji keputusan itu.

"Akhir dari perjalanan gajah di Angkor Wat benar-benar merupakan momen penting yang menunjukkan bahwa gelombang pasang berbalik melawan pariwisata satwa liar yang kejam" kata juru bicara kelompok hak-hak hewan, Moving Animals. "Semakin banyak turis tidak lagi ingin membayar untuk melihat binatang di rantai atau penangkaran, dan atraksi di mana naik gajah terus, perlu melarang atraksi ini jika mereka ingin tetap disukai oleh para wisatawan dan pecinta hewan."

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...