news24xx.com
Monday, 18 Nov 2019

Menerbangkan Drone Dibawah Pengaruh Alkohol di Jepang Ternyata Bisa Membuat Anda Menghadapi Hukuman Satu Tahun Penjara dan Denda

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Jepang baru saja mengeluarkan peraturan yang melarang warganya untuk menerbangkan drone dalam keadaan mabuk. Jika ditemukan melanggar, orang tersebut akan menghadapi hukuman satu tahun penjara. Selain hukuman penjara, ada juga penalti berupa denda sebesar JPY 300 ribu. Larangan ini termasuk pesawat tanpa awak yang beratnya lebih dari 200 gram.

"Kami percaya mengoperasikan drone setelah mengonsumsi alkohol sama seriusnya dengan mengemudi dalam keadaan mabuk" kata pejabat Kementerian Perhubungan Jepang seperti dikutip oleh BBC, Jumat, pada 14 Juni 2019.

Tidak hanya mengatur hukuman bagi orang mabuk, peraturan ini juga menetapkan denda bagi pilot yang melakukan aksi berbahaya sambil menerbangkan drone mereka. Jika terbukti bersalah, orang tersebut dapat didenda hingga JPY 500 ribu.

Aturan-aturan ini juga membatasi area di mana pilot drone dapat menerbangkan drone mereka. Dengan aturan ini, drone kini dilarang terbang dalam jarak 300 meter dari angkatan bersenjata Jepang, personel militer AS, dan fasilitas terkait pertahanan lainnya tanpa izin.

Sebelumnya, pemerintah Jepang telah melarang drone mendekati pembangkit listrik tenaga nuklir, gedung parlemen Jepang dan kantor perdana menteri. Menjelang Olimpiade 2020, Jepang juga melarang pilot dari menerbangkan drone di daerah dekat stadion dan tempat-tempat sekitarnya.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...