news24xx.com
Wednesday, 23 Oct 2019

Indonesia Akan Mengirim Kembali Sampah yang Dikirim Oleh AS, Eropa dan Australia ke Negaranya Masing-Masing

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Pihak bea cukai Batam akan mengirim 49 kontainer yang terbukti mengandung limbah beracun dan sampah ke negara asal mereka, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara Eropa, setelah menerima surat rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada hari Senin, 8 Juli 2019.

Kementerian mengatakan sebelumnya bahwa mereka telah mengembalikan lima kontainer sampah ke AS setelah mengetahui bahwa kontainer yang mereka kirimkan berisi  popok, potongan-potongan plastik, kayu, kain dan sepatu dalam jumlah yang masif ketika mereka seharusnya hanya berisi sisa kertas bersih. Kementerian kemudian mengumumkan bahwa mereka akan memeriksa lebih dari 65 kontainer lainnya.

Kepala kantor pabean Batam, Susila Brata, mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Senin bahwa dari 65 kontainer yang tiba, 49-nya terbukti telah melanggar aturan impor. Pemeriksaan laboratorium membuktikan bahwa 38 kontainer berisi limbah berbahaya dan beracun dan 11 lainnya terisi sampah, sementara 16 disetujui untuk dikirim ke importir, kata Susila.

“Kami telah menerima surat rekomendasi dari [Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan] terkait dengan masalah ini. Langkah kami selanjutnya adalah mengirim surat pemberitahuan kepada importir untuk mengekspor kembali [kontainer] kembali ke negara-negara dari mana kontainer in berasal, karena terbukti melanggar aturan” kata Susila.

Dia menambahkan bahwa importir diberikan 90 hari setelah kedatangan peti kemas di Batam untuk mengambilnya kembali.

“Semakin cepat mereka mengekspor kembali [kontainer], semakin baik dan lebih efisien bagi mereka,” kata Susila.

Sebelumnya, pejabat dari Kantor Pabean Batam, Badan Lingkungan Hidup Batam dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, didampingi Walikota Batam Muhammad Rudi, membongkar lusinan kontainer yang telah tiba di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, pada hari Jumat. Kontainer berasal dari AS dan beberapa negara Eropa, dibawa ke negara itu oleh empat importir, dan terdaftar hanya berisi sisa plastik. Potongan-potongan plastik dilaporkan telah dimaksudkan untuk didaur ulang menjadi produk plastik baru di Indonesia dan produk jadi kemudian diekspor.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...