news24xx.com
Friday, 20 Sep 2019

NET TV Indonesia dikecam karena mengundang karyawannya untuk mengundurkan diri

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

News24xx.com - Wartawan dan aktivis mengecam jaringan televisi Indonesia, NET TV, setelah mendengar bahwa stasiun itu, yang menawarkan program hiburan gratis, mengundang anggota stafnya untuk mengajukan surat pengunduran diri.

“Kami ingin NET TV mematuhi hukum perburuhan [tentang pemutusan hubungan kerja karyawan]. Kami juga mendesak karyawan NET TV untuk menolak [undangan] jika perusahaan mengundang mereka untuk mengajukan surat pengunduran diri mereka ke perusahaan. Beri tahu perusahaan untuk melakukan PHK sesuai hukum dan berikan kepada karyawan pembayaran pesangon mereka, ”kata ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI Jakarta) cabang Jakarta, Asnil Bambani, kepada Sabtu.

Pada hari Jumat, berita bahwa NET TV akan melakukan PHK besar-besaran yang beredar di internet.

Berita itu segera dibantah oleh Azuan Syahril, chief operating officer dari penyiar TV, PT NET Mediatama Indonesia.

“Kami tidak akan melakukan PHK besar-besaran; tidak akan ada hal seperti itu. Apa yang kami lakukan adalah - karena saat ini persaingan semakin ketat - kami membuat strategi baru untuk perusahaan dan itu termasuk strategi kami pada sumber daya manusia, "kata Azuan pada hari Jumat, seperti dikutip oleh kompas.com.

"Kami tidak memberhentikan mereka tetapi kami menawarkan untuk memberikan manfaat bagi karyawan kami yang ingin mengundurkan diri," tambahnya.

Direktur eksekutif Lembaga Bantuan Hukum untuk Pers (LBH Pers), Ade Wahyudin, mengkritik rencana perusahaan, mengatakan bahwa itu hanya skema untuk menghindari biaya tinggi yang harus ditanggung jika menggunakan PHK reguler. mekanisme yang mencakup penyediaan uang pesangon kepada karyawan.

"Karyawan yang mengundurkan diri tidak akan mendapatkan uang pesangon dan, tentu saja, akan merugikan karyawan," kata Ade.

Asnil juga mengatakan bahwa NET TV tidak boleh menyalahkan kegagalan mereka untuk mengelola bisnis mereka pada persaingan pasar.

“Mereka hanya harus mengakui bahwa mereka salah mengelola bisnis mereka; jangan salahkan pasar, "katanya.

Berita PHK beredar di internet dan tren di Twitter, dengan #NetTV me-retweet lebih dari 5.400 kali pada Sabtu sore.

Dukungan membanjiri kru TV dari pengguna Twitter yang mengatakan mereka berharap perusahaan akan bertahan dan terus menghibur bangsa.

“Tolong Twitter melakukan sihirmu. Mari kita buat tren #savenettv. Dibandingkan dengan stasiun TV lainnya, NET TV memberi kami program hiburan berkualitas tinggi. Saya sangat sedih, " tulis akun @vqtaa tweeted.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...