news24xx.com
Wednesday, 23 Oct 2019

Kivlan Zen Meminta Wiranto Membayar Rp 8 Miliar ke Restoran Padang

news24xx


Kivlan Zen Kivlan Zen

News24xx.com - Pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta, mengatakan kliennya menuntut Wiranto, menuntut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Hukum untuk membayarnya Rp8 miliar. Menurut Tonin, mantan Kepala Staf Kostrad menginginkan Wiranto untuk mengganti biaya logistik yang dia bayarkan selama pembentukan Pasukan Keamanan Komunitas Swakarsa atau Pam Swakarsa pada tahun 1998.

Kivlan Zen mengklaim bayarannya Rp 8 miliar dari kantongnya sendiri untuk membantu mendirikan Pam Swakarsa.

"Yang terbesar adalah membayar makanan selama delapan hari untuk 30.000 orang yang dibeli dari restoran Padang di Jakarta, transportasi, membeli peralatan komunikasi, mobil PAM, kematian lima orang, dan biaya lainnya," kata Tonin pada Selasa, 13 Agustus.

Tonin mengatakan bahwa untuk membayar semua biaya pasukan, Kivlan telah menjual rumahnya, mobil, dan bahkan meminjam uang. Tonin mengatakan Kivlan melakukan semua itu karena dia merasa bertanggung jawab sebagai seorang komandan.

Pada 1999, Kivlan meminta pemerintah mengembalikan uangnya. Permintaan itu disampaikan kepada Wiranto, yang saat itu menjabat sebagai Panglima TNI, dan kemudian Presiden B.J. Habibie.

Namun, saat itu pemerintah hanya memberinya Rp 400 juta. Kivlan terus meminta sisa dana kepada pemerintah.

Pada April 2019, Kivlan, yang tidak pernah menerima kejelasan tentang uangnya, memutuskan untuk menuntut Wiranto di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dia berpendapat bahwa apa yang dilakukan pemerintah adalah melawan hukum.

"Kami memiliki bukti yang lengkap dan konkret," kata Tonin. Sidang pertama Kivlan Zen. Wiranto akan diadakan pada hari Kamis, 15 Agustus 2019 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

 

 

NEWS24XX.COM/PAR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...