news24xx.com
Monday, 16 Sep 2019

Festival Riau Santri Bulan Oktober 2019, PWNU Gelar Jalan Sehat Bersarung 10.000 Orang

news24xx


Ketua PWNU Riau, Tengku Rusli Ahmad bersama Ketua Umum PBNU, Said Aqil SiradjKetua PWNU Riau, Tengku Rusli Ahmad bersama Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj

News24xx.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau, akan menggelar acara besar di Bumi Lancang Kuning bertajuk 'Festival Santri Riau' bulan Oktober 2019 nanti.

Dalam acara akbar yang rencananya akan dihadiri, Presiden dan Wakil Presiden RI, Jokowi-Maaruf, pihak PWNU Riau akan mengagendakan dua kegiatan yang akan masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

"Bertepatan dengan hari Santri tanggal 22 Oktober 2019, kita akan mengadakan acara Festival Riau Santri," kata Ketua PWNU Riau, Tengku Rusli Ahmad didampingi Wakil Sekretaris PWNU Riau, Supriadi, Kamis 22 Agustus 2019.

"Ada banyak kegiatan yang harus kita lakukan, lomba dai, pidato, pasang hijab, hafidz quran, drum band, kaligrafi dan masih banyak kegiatan lainnya," sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana untuk mengajukan dua pertemuan sekaligus dalam acara tersebut, yaitu pembuatan kaligrafi terpanjang terbentang di sepanjang Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

"Kegiatan yang akan masuk MURI, yaitu Jalan Sehat Bersarung yang akan diikuti 10.000 orang. Di sana kita juga akan bagi-bagi Alquran dan sarung gratis untuk semua peserta yang ikut," tambahnya.

Untuk Kegiatan Jalan Sehat Bersarung, Rusli Ahmad melanjutkan, yang diterima diadakan pada bulan Agustus 2019 ini, namun karena permintaan dari Ketum PBNU, Said Aqil Siradj kegiatan itu diundur dan diadakan pada 27 Oktober 2019 mendatang.

"Diundur ini merupakan saran dari ketum PBNU. Sebabnya, Jalan Sehat Bersarung ini, alangkah-langkahnya, kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan hari santri tanggal 22 Oktober 2019," katanya.

"Maka, khusus untuk jalan sehat bersarung diadakan pada tanggal 27 Oktober 2019. Karena panjang, kita juga buat bermacam-macam perlombaan. Untuk Jalan Sehat Bersarung ini hadiah lengkap 5 umrah," tuturnya.

Sampai saat ini, sudah ada 2.000 sarung di PWNU Riau untuk kegiatan ini, diberikan oleh Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, dan Persatuan Pemulung Indonesia, masing-masing 1.000 kain sarung.

"Dari kegiatan ini, kita membumikan jika NU selalu bahasanya adalah kiai sarung, maka itu NU lebih terkenal dengan Ahlussunnah Wal Jamaah," pungkasnya.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...