news24xx.com
Monday, 16 Sep 2019

Sediakan 20 Mesin Bersama Tim Terpadu RSUD Arifin Achmad Tangani Pasien Ginjal Kronis

news24xx


Kepala Unit Hemodialisa yang juga Ketua Tim Ginjal Terpadu RSUD Arifin Achmad, dr Rayendra dan direktur RSUD Arifin Achmad.Kepala Unit Hemodialisa yang juga Ketua Tim Ginjal Terpadu RSUD Arifin Achmad, dr Rayendra dan direktur RSUD Arifin Achmad.

News24xx.com - Untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pasiennya, khususnya penderita sakit ginjal kronis, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menyiapkan puluhan mesin baru untuk pelayanan cuci darah.

Direktur RSUD Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi mengatakan, saat ini sudah ada 20 mesin terbaru untuk layanan cuci darah sebagaimana dipunyai juga oleh rumah sakit besar dan ternama di Indonesia.

Disamping itu RSUD Arifin Achmad juga mempunyai dokter ahli yang lengkap untuk penanganan pasien ginjal, seperti dr Rayendra yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi satu satunya di Riau.

"Kita berharap, dengan mengembangkan pelayanan sub spesialistik ini, maka level pelayanan RSUD Arifin Achmad sebagai pusat rujukan, tentu tidak sama dengan pelayanan rumah sakit lainnya," ujar Nuzelly, Ahad 25 Agustus 2019.

"Kita komit memberikan layanan maksimal, serta berupaya menjadi pusat pelayanan ginjal dan cuci darah terbaik di Riau. Bersama tim ginjal terpadu, Insya Allah itu bisa kita wujudkan," sambungnya.

Nuzelly menambahkan, RSUD Arifin Achmad sebagai pusat rujukan rumah sakit di Bumi Lancang Kuning ini, juga sudah memiliki Tim Ginjal Terpadu.

"Layanan ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi rumah sakit lainnya yang ada di Riau, dalam waktu dekat pusat cuci darah dengan mesin terbaru bisa segera difungsikan," ucapnya.

Nuzelly menuturkan, pada tahap awal ini, bisa menampung 20 pasien sekaligus, dan sesuai kebutuhan kapasitasnya dapat ditambah.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan pasien yang mempunyai aktifitas rutin yang tinggi, kita persiapkan juga satu ruangan VIP yang jadwal cuci darahnya bisa menyesuaikan dan tidak mengganggu kesibukan rutin pasien.

"Pada prinsipnya, program pencegahan dalam pelayanan ginjal di RSUD Arifin Achmad dibagi dalam dua jenis, pertama pencegahan primer dan kedua pencegahan sekunder," tuturnya.

Pencegahan primer, yakni melakukan pengobatan pada pasien-pasien yang teridentifikasi sebagai faktor resiko. Kemudian pencegahan sekunder, dengan pengobatan kepada pasien yang telah atau berada pada tahap terminal.

"Pengembangan lebih lanjut untuk pelayanan gagal ginjal di RSUD Arifin Achmad adalah transplantasi ginjal, untuk itu kita tunggu saran dan hasil kajian ilmiah dari para ahli yang tergabung dalam Tim Ginjal Terpadu," pungkasnya.

Anggota Tim Ginjal Terpadu tersebut melibatkan berbagai keahlian, seperti ahli bedah urologi, ahli bedah vaskuler, ahli penyakit dalam, ahli anak, ahli gizi, dan berbagai keahlian penunjang lainnya.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...