news24xx.com
Monday, 16 Sep 2019

Diet Kopi Sekarang Menjadi Tren, Bagaimana Cara Kerjanya?

news24xx


Diet Kopi Sekarang Menjadi Tren, Bagaimana Cara Kerjanya?Diet Kopi Sekarang Menjadi Tren, Bagaimana Cara Kerjanya?

News24xx.com - Diet kopi sekarang menjadi tren di masyarakat perkotaan. Menurut penggagas tren Bob Arnot dalam bukunya 'The Coffee Lover's Diet', kopi dipercaya mampu menurunkan berat badan seseorang.

Jadi bagaimana cara kerja diet kopi? Mengutip dari situs web 'Men's Health', seseorang harus minum 720 mililiter kopi setiap hari, yang setara dengan tiga cangkir setiap hari. Namun, perlu dicatat bahwa kopi harus dibuat dari biji kopi yang dipanggang ringan dan tanpa campuran krim atau gula.

Anda juga harus mengurangi konsumsi kalori hingga 1.500 kalori setiap hari. Makanan yang bisa dikonsumsi untuk mencapai angka itu juga harus dikontrol. Anda bisa makan sayur dan ayam panggang. Sementara itu, Anda harus menghindari makanan beku dan camilan.

Menurut Arnot, kedua aktivitas itu baik untuk mengurangi berat badan. Apalagi kopi dipercaya bisa mengurangi nafsu makan Anda. Banyak orang yang meneliti kelebihan berat badan sudah membuktikannya. Memasuki minggu keenam dari diet kopi, nafsu makan seseorang akan berkurang secara signifikan.

Lebih lanjut, Arnot juga menyebutkan bahwa kopi efektif untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Menurut penelitiannya sendiri, Arnot membuktikan bahwa kopi akan membakar lemak lebih cepat. Dalam lima minggu pertama, peserta program berhasil mengurangi 17 hingga 28 persen dari berat badan mereka dengan dukungan asupan kalori rendah.

Namun, situs web Health Line tidak menyarankan semua orang untuk mencoba diet kopi. Karena, menurut Health Line, konsumsi kopi yang berlebihan dapat mengakibatkan banyak masalah kesehatan. Misalnya, tekanan darah tinggi, di mana sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga cangkir kopi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Selain itu, karena sifat diuretik kopi, seseorang yang sedang menjalani diet kopi harus pergi ke kamar mandi lebih sering dibandingkan dengan orang lain.

Akibatnya, seseorang dapat kehilangan banyak elektrolit penting karena frekuensi tinggi ekskresi urinoir, termasuk kalium, yang dapat menyebabkan kondisi yang disebut hipokalemia. Hipokalemia memengaruhi kontrol otot dan kebugaran jantung seseorang.

Akhirnya, asupan tinggi kafein telah dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung, sakit kepala, insomnia, dan meningkatnya kemungkinan osteoporosis, dan bahkan depresi. Meskipun mengonsumsi kopi dalam jumlah besar bisa berbahaya, asupan hingga 400 miligram atau empat cangkir kopi setiap hari masih dianggap sebagai batas aman.

 

 

 

NEWS24XX.COM/PAR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...