news24xx.com
Monday, 16 Sep 2019

Ratusan Sekolah Ditutup Saat Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia Menyelimuti Asia Tenggara

news24xx


Ratusan sekolah tutup saat kabut asap kebakaran hutan Indonesia menyelimuti Asia TenggaraRatusan sekolah tutup saat kabut asap kebakaran hutan Indonesia menyelimuti Asia Tenggara

News24xx.com - Kebakaran besar berkobar di sebagian besar hutan hujan Indonesia - beberapa yang terbesar di dunia - dengan asap beracun menutup ratusan sekolah di seluruh Asia Tenggara, kata para pejabat Selasa.

Daerah hutan besar-besaran di Sumatra dan pulau Borneo terbakar ketika ribuan personel bertempur untuk memadamkan api, yang seringkali dilakukan untuk mulai membuka lahan perkebunan.

Membakar hutan dianggap jadi alasan kebakaran hutan seperti yang terjadi di Amazon - Amerika Selatan, dan para ahli percaya bahwa itu bisa berdampak serius pada iklim global.

Di Indonesia jumlah hotspot - daerah yang berisiko kebakaran - telah melonjak di beberapa bagian, termasuk di Kalimantan yang negara itu bagikan dengan Malaysia dan Brunei.

Kualitas udara telah turun ke tingkat "tidak sehat" di dan sekitar Kuala Lumpur, menurut indeks polusi udara pemerintah, dan garis langit telah diselimuti kabut asap tebal, sementara kabut asap juga menggantung di Singapura.

Aroma dedaunan yang terbakar memenuhi udara, dan penduduk menderita masalah pernapasan dan mengeluh mata gatal dan sakit.

Sekitar 400 sekolah ditutup pada Selasa di sembilan kabupaten di negara bagian Sarawak di Kalimantan, dengan lebih dari 150.000 siswa terkena dampak, menurut departemen pendidikan setempat.

Di provinsi tetangga Indonesia, Jambi, di Sumatra, beberapa taman kanak-kanak akan ditutup hingga Jumat, sementara sekolah dasar dan menengah juga ditutup sementara, menurut pihak berwenang setempat, yang tidak memberikan angka pasti.

Walikota Jambi Syarif Fasha mendesak warga untuk mengenakan masker wajah sementara badan penanggulangan bencana nasional Malaysia mengatakan telah mengamankan setengah juta topeng, yang akan dikirim ke komite bencana negara Sarawak.

Pada hari Senin, Malaysia mengatakan sedang mempersiapkan untuk melakukan penyemaian awan untuk mendorong hujan dan membersihkan udara dengan melepaskan bahan kimia tertentu ke dalam awan - meskipun beberapa ahli mempertanyakan kemanjurannya.

Pihak berwenang Indonesia telah mengerahkan ribuan personel tambahan sejak bulan lalu untuk mencegah terulangnya kebakaran tahun 2015, yang merupakan yang terburuk selama dua dekade, mencekik wilayah itu dalam kabut selama berminggu-minggu dan memicu pertengkaran diplomatik.

Di bawah tekanan dari tetangga, pemimpin Indonesia Joko Widodo bulan lalu memperingatkan bahwa para pejabat akan dipecat jika mereka gagal memadamkan kebakaran hutan.

Jumlah titik panas dengan potensi sedang hingga tinggi untuk pecah berkobar melonjak hampir tujuh kali lipat menjadi 6.312 selama periode empat hari bulan ini, menurut badan bencana nasional Indonesia.

 

 

NEWS24XX.COM/PAR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...