news24xx.com
Monday, 18 Nov 2019

Akibat Perang Dagang AS-China, Rupiah Merosot Terus

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.180 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Kamis (10/10) pagi. Posisi ini melemah 0,05 persen dibanding kurs pada Rabu (9/10) sore yang senilai Rp14.172 per dolar AS.

Pagi hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Won Korea melemah 0,15 persen, ringgit Malaysia melemah 0,02 persen, rupee India melemah 0,07 persen, dolar Singapura melemah 0,05 persen, serta peso Filipina melemah 0,03 persen terhadap dolar AS.

Di kawasan Asia, yen Jepang menguat 0,15 persen, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, baht Thailand menguat 0,08 persen, dan yuan China menguat 0,16 persen terhadap dolar AS.

Selain itu, mata uang negara maju terpantau bervariasi, seperti poundsterling Inggris menguat 0,04 persen terhadap dolar AS, sementara euro menguat 0,08 persen, namun dolar Australia melemah 0,12 persen terhadap dolar AS pagi ini.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan kekhawatiran pasar mengenai negosiasi dagang antara AS dan China terpantau masih tinggi.

Ariston mengatakan pelemahan rupiah hari ini diakibatkan oleh pergerakan pasar yang masih tak menentu karena para pelaku pasar masih terus mengikuti perkembangan isu tersebut.

Menurut Ariston, rupiah berpotensi akan bergerak di kisaran Rp14.100 hingga Rp14.200 hari ini.

 

NEWS24XX.COM/CTR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...