news24xx.com
Monday, 16 Dec 2019

Disemayamkan di Rumah Duka, Luka Korban Serangan Harimau di Lahat Sumsel Menimbulkan Tanda Tanya

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

News24xx.com - Kuswanto, korban Serangan Harimau di Lahat Sumsel, disemayamkan di Rumah Duka.

Terlihat beberapa luka robek di bagian Leher, bahu dan belakang. Kuat dugaan luka-luka itu merupakan akibat terkaman harimau.

Kejadian megerikan yang terjadi pada hari Sabtu (16/11/2019) kemarin menjadi pelajaran penting bagi warga agar selalu waspada.

Betapa tidak sebelumnya petugas setempat telah menghimbauan agar warga di Pagaralam dan Lahat menghentikan aktivitas mereka di sekitar area tersebut. Jika tidak warga terancam menjadi korban harimau alias si Raja Hutan, seperti yang dialami Kuswanto (28).

Berdasarkan informasi, kejadian bermula saat korban sedang meremput di kebun kopinya.  Tiba tiba harimau menerkam. Kejadianya sekira pukul 10.00 wib.  Korban diterkam dibagian leher dam tewas ditempat.

Naas tanpa ia sadari datang seekor harimau yang langsung menerkamnya hingga korban tewas di lokasi kejadian. 

Warga yang sebelumnya gempar atas kejadian tersebut ikut membantu membawa korban dari kebun kopi miliknya ke rumah duka.

Polisi mengungkapkan saat ini korban sudah dibawah warga ke rumah duka. Menurutnya,  akibat kejadian tersebut korban mengalami luka  robek dibagian leher. Terdapat dua titik luka dalam pada leher korban.

Penyebab dan bagaimana kejadian secara detil harimau tersebut menerkam Kuswanto masih menjadi tanda tanya.

Belakangan beredar kabar, jika hewan buas yang menyerang Kuswanto itu bukanlah harimau, tetapi macan dahan alias macan pohon. Untuk memastikan hal tersebut dua titik luka mematikan dileher Kuswanto masih ditelitik pihak Rumah Sakit dan BKSDA Lahat.

Sebelumnya, dilaporkan korban sempat mendapat pertolongan oleh warga yang juga berkebun tak jauh dari kebun korban.

Namun nyawa Kuswanto tidak tertolong karena luka di lehernya, meski hanya satu luka tetapi parah dan mematikan.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...