news24xx.com
Saturday, 07 Dec 2019

sensasional! Pembongkaran Lapak Pedagang Pasar Segitiga Perawang Batal, Camat Tualang Terkesan Plin-plan

news24xx


Pasar Tradisional Segitiga PerawangPasar Tradisional Segitiga Perawang

News24xx.com - Sempat heboh, wacana pembongkaran paksa lapak pedagang yang berjualan di lokasi segitiga Pipa Caltex Kilometer 4 Perawang pada tanggal 21 November 2019 besok, oleh pihak Kecamatan Tualang dibatalkan.

Pembatalan pembongkaran lapak pedagang itu diketahui setelah pihak Kecamatan Tualang telah berkoordinasi dengan dinas PU Tarukim Siak, dengan alasan anggaran minim.

"Besok, pasar tak jadi dibongkar," ungkap Camat Tualang Zalik Efendi SSos saat ditemui Riau1.com usai mengahadiri acara disalah satu hotel ternama di Kecamatan Tualang, Rabu 20 November 2019.

Padahal, beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kecamatan Tualang telah melayangkan surat himbauan dengan nomor: 300/TIB-KT/589 yang ditandatangani oleh Camat Tualang Zalik Effendi, SSos, ditujukan kepada para pedagang.

Pembongkaran paksa lapak pedagang itu dikarenakan akan dibangunnya taman kota di area segitiga pipa caltex, serta menjaga keindahan dan keasrian kota Industri Perawang.

Diketahui, lokasi yang dimiliki oleh Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP) itu, sudah lama diwacanakan untuk pembangunan sebuah taman. Namun, tak kunjung dibangun karena lokasi tersebut dijadikan pasar oleh para pedagang.

Dalam surat himbauan itu, para pedagang diminta untuk segera membongkar lapaknya dan pindah ke pasar rakyat yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Siak sejak 2018 lalu.

"Kita kasih waktu hingga tanggal 20 November 2019, apabila tetap bertahan disitu, kita akan membongkar paksa," ungkap camat Tualang Zalik Effendi, Rabu 6 November 2019 lalu.

Hingga hari ini, aktifitas jual beli dipasar segitiga kilometer 4 Tualang terlihat masih normal, pedagang pun masih kokoh berjualan di atas lahan milik PT BSP itu.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...