news24xx.com
Sunday, 05 Apr 2020

Dokter Boyke Tak Setuju Reynhard Sinaga Disebut Psikopat: "Membiarkan Dia Membusuk di Penjara Tidak Bisa!"

news24xx


Dr. Boyke Dian NugrahaDr. Boyke Dian Nugraha

News24xx.com -Kasus kekerasan seksual yang dilakukan Warga Negara Indonesia di Inggris, Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman seumur hidup.

Dilihat dari kronologi kasus ini psikolog dan pakar Neuroscience mengatakan bahwa Reynhard Sinaga diindikasikan sebagai psikopat.

Namun hal tersebut bertolak belakang dengan analisa seksolog terkenal Indonesia, Dokter Boyke Dian Nugraha.

Pasalnya, ini bakal melemahkan hukuman bakal diterima Reynhard, bahkan bisa jadi meloloskannya dari hukuman mati maupun penjara seumur hidup yang menantinya.

Pendapat Dokter Boyke terungkap dalam penuturannya di video yang diunggah kanal YouTube ESGE Entertainment pada Jumat (10/1/2020) lalu, seperti yang TribunnewsWiki kutip dari Tribun Sumsel.

“Saya lebih suka dia dikatakan direhabilitasi. Saya yakin kalau diagnosis dari dokter psikiatrinya bilang dia psikopat, pasti dia akan mendapat potongan karena memang kelainan jiwa.”

“Dan di dalam jiwa psikopat itu bisa bermacem-macem dengan kepribadian macem-macem. Bipolar lah, yang segala macem. Itu butuh diagnosis yang lebih panjang,” jelas Dokter Boyke.

Lebih lanjut, Dokter Boyke menyebut seseorang yang divonis menderita gangguan jiwa tak layak menjalani hukum pidana layaknya orang jahat normal.

“Masuk penjara mungkin, tapi kan dinilai dan diobati di dalam rumah sakit khusus untuk orang-orang sakit jiwa. Mudah-mudahan sih dia mendapatkan grasi atau penurunan hukuman,” sambungnya.

“Membiarkan dia membusuk di penjara tidak bisa!”

“Kalau dia sakit jiwa, tetep. Kalau orang sakit namanya sakit ya, nggak bisa kita kasih hukuman mati atau hukuman seumur hidup,” pungkas Dokter Boyke.

Seorang pakar Neuroscience turut mengomentari soal pria kelahiran Jambi tersebut.

Pakar Neuroscience bernama Dokter Ryu Hasan mengatakan Reynhard Sinaga hampir 100% psikopat.

Dr. Ryu pun menerangkan soal gangguan psikopat ditandai dengan tidak adanya empati.

 

NEWS24XX.COM/CTR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...