news24xx.com
Sunday, 05 Apr 2020

Meski Cuma Lulusan SD, Pria Ini Sukses Palsukan Website Perusahaan Keuangan Terkenal dan Raup Dana Puluhan Juta

news24xx


(Polda Metro Jaya ekspos kasus pemalsuan websita(Polda Metro Jaya ekspos kasus pemalsuan websita

News24xx.com -

JAKARTA- Meski cuma lulusan Sekolah Dasar, Pria berinisial ND (29 tahun) ini piawai membuat website palsu. Tak tanggung-tanggung,  website yang dikloning ND adalah milik perusahaan keuangan terkenal PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK. Ia dan komplotannya pun meraup uang puluhan juta dari aksi penipuan tersebut. 

Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan. "Pelaku ND ini bertugas membuat website imitasi (PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK) dia sudah membuat enam website imitasi pelaku hanya lulusan SD,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).

Tak hanya itu, kata Yusri, ND juga bertugas untuk mengirim pesan berisikan iklan tentang produk investasi forex kepada para calon korbannya secara random melalui SMS dan WhatsApp.

Yang membuat polisi merasa cukup takjun adalah,  pelaku mempelajari cara memalsukan website hanya bermodal referensi dari internet. “Jadi para pelaku ini mempelajarinya dari internet,” ungkap Yusri seperti dilansir pojoksatu. Id. 

Selama tiga bulan beroperasi dalam kasus investasi bodong melalui website itu, para pelaku telah meraup keuntungan sebesar Rp 80 juta.

Baca Juga: Pasien Positif Corona di Kampar Miliki Riwayat Perjalanan dari Jakarta

www.jualbuy.com

“Sejauh ini dari sudah ada enam orang tertipu website palsu itu. Keuntungan yang diraup para tersangka sebanyak Rp 80 juta,” katanya.

Sebelumnya, Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus pemalsuan website perusahan. Kali ini website yang dipalsukan milik perusahaan PT Trimegah Sekuritas Indonesia TBK.

Dalam kasus ini, keempat pelaku yang berhasil ditangkap pihak kepolisian diantaranya adalah AW (24), ND (29), SB (32), dan MA (31).

Adapun barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus ini diantaranya sebuah HP Samsung Note 9, sejumlah kartu ATM yang dimanfaatkan untuk menampung uang korban, dan juga sebuah laptop serta sejumlah alat elektronik lainnya.

Atas perbuatannya, keempat pelaku akan disangkakan dengan pasal 28 ayat (1) Jo pasal 45 A ayat 1 UU nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.***

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...