news24xx.com
Monday, 09 Dec 2019

Seorang Pemilik Kedai Kopi di Thailand Terancam Penjara Setelah Gunakan Model Telanjang Untuk Layani Pembeli

news24xx


Seorang Pemilik Kedai Kopi di Thailand Terancam Penjara Setelah Gunakan Model Telanjang Untuk Layani PembeliSeorang Pemilik Kedai Kopi di Thailand Terancam Penjara Setelah Gunakan Model Telanjang Untuk Layani Pembeli

News24xx.com -  Mempunyai trik marketing untuk menarik pelanggan adalah hal yang selalu dilakukan oleh para pebisnis. Bahkan, banyak para pebisnis yang rela melakukan banyak cara untuk menarik minat customer. Namun satu hal yang perlu diingat, trik marketing yang dilakukan harus dengan cara yang elegan. Bila tidak, mungkin anda akan dihadapkan dengan kasus kriminal.


Seperti yang dilakukan seorang pemilik kedai kopi, Prason Sukkorn Ia harus menghadapi hukuman di penjara setelah seorang ia menggunakan seorang model untuk melayani pelanggan secara telanjang.


Sang pelayan yang bernama Arisa Suwannawong, dituntut oleh pemilik kedai kopi yang bernama Coffee On The Day untuk mengenakan celemek minim sementara pemilik kedai kopi memotretnya saat tengah melayani pelanggan.

Tapi aksi tersebut menjadi bumerang dan Sukkorn sekarang menghadapi hukuman penjara tiga sampai lima tahun dan atau denda 100.000 baht Thailand atas tuduhan pencabulan.


Prasong mengatakan: "Tidak ada niat untuk menjadi seksual atau ofensif. Saya memposting foto secara online hanya sebagai cara untuk memasarkan bisnis. Saya minta maaf untuk ini."


Komandan polisi Thanachai Usakit dari stasiun distrik Sattahip mengatakan, "Pemilik kedai kopi mengatakan bahwa dia tidak tahu bahwa tindakannya termasuk perbuatan cabul dan mengaku hal itu dilakukannya sebagai cara untuk mempublikasikan kedai kopi yang baru dibukanya pada Selasa lalu."


"Dia tidak menyadarinya bila tindakannya itu akan melanggar hukum, karena model di foto itu tidak sepenuhnya telanjang. "


"Foto-fotonya telah dihapus tapi pelanggaran aslinya masih ada. Kita harus menyelidiki dan melanjutkan undang-undang tersebut."


Suwannawong yang berusia 22 tahun mengatakan bahwa mereka merasa kasihan kepada Sukkorn karena toko tersebut sedang berjuang untuk menggalang bisnis dan mereka menawarkan bantuan.


Suwannawong berkata: 'Saya tidak dibayar apapun untuk ini. Saya hanya melakukannya dari kebaikan hati saya untuk membantu kedai kopi. Sukkorn baru saja membangun bisnis baru dan tidak memiliki pelanggan jadi saya hanya ingin membantu. "


"Saya minta maaf untuk ini. Saya berharap orang akan memaafkan saya. Aku tidak tahu betapa marahnya banyak orang tentang hal itu. "

 

 

 

News24xx.com/dev/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...