news24xx.com
Friday, 23 Aug 2019

Sejak PT RAPP Tak Beroperasi, Banyak Pemuda Desa Mengkopot Cari Kerja ke Malaysia

news24xx


Kepala Desa Mengkopot, H AnsarKepala Desa Mengkopot, H Ansar

News24xx.com Meski tidak menjadi salah satu desa yang masuk dalam areal konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), namun keberadaan perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) itu di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, banyak membantu para pemuda desa di Desa Mengkopot dan Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu.


Dahulu, selama perusahaan itu beroperasi di Kabupaten Kepulauan Meranti, para pemuda di dua desa itu bisa bekerja dan mendapatkah penghasilan.

Namun sejak perusahaan itu tidak lagi beroperasi setahun yang lalu, dampaknya langsung terasa.


"Saat ini, para pemuda di desa terpaksa harus merantau ke negeri jiran Malaysia. Tentu saja, hal ini tidak mudah, karena banyak risiko yang harus dihadapi," kata Kepala Desa Mengkopot, H Ansar, Rabu 28 Februari 2018.

"Namun mereka tetap harus menghadapi resiko itu, agar bisa mendapatkan penghasilan dan melanjutkan hidup mereka."


Dikatakan Ansar, jumlah masyarakatnya yang menggantungkan hidup di Malaysia saat ini sangatlah banyak. Jumlahnya mencapai ratusan orang.


"Dahulu waktu PT RAPP masih beroperasi, masyarakat kami banyak yang bekerja di sini. Namun sejak RAPP tidak beroperasi lagi, terpaksa harus mencari kerja ke Malaysia," katanya lagi.


Kondisi tersebut memang cukup mengkhawatirkan dirinya sebagai kepala desa. Betapa tidak, jika sebelumnya masyarakat bisa bekerja dengan mendapatkan upah yang layak, jaminan keamanan dan yang terpenting lagi bisa berkumpul bersama keluarga.


Tapi sekarang dengan bekerja di Malaysia, banyak risiko yang akan dihadapi. Mulai dari harus menyiasati paspor yang berstatus pelancong namun menjadi pekerja di sana.

Lalu tidak terjaminnya keamanan saat bekerja di Malaysia sampai dengan jauh dari keluarga di tanah air.

Oleh sebab itu dia merasa dengan operasional RAPP di Pulau Padang sangat membantu masyarakat di desanya. Terutama memberikan peluang bagi masyarakat di desanya untuk bekerja.


Penuturan senada juga dilontarkan Pauzi, pemuda Desa Tanjung Pisang. Ia mengakui, keberadaan RAPP di Meranti sangat membantu ekonomi daerah, terutama masyarakat di Pulau Padang.

"Meskipun tidak masuk dalam wilayah konsesi perusahaan PT RAPP, namun kesempatan bekerja bagi pemuda di desa ini sangat terbuka. Mulai dari menjadi kapten (pengemudi) kapal di kanal, ada pula yang jadi penanam bibit, sampai diberikan kesempatan berjualan dan sebagainya", katanya.

 

EDITOR :
HPN

 

News24xx.com/par/mad

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...