news24xx.com
Tuesday, 19 Feb 2019

Alasannya Macam-Macam, Membuat E-KTP di Bengkalis Sangat Sulit dan Butuh Waktu yang Lama

news24xx


Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten BengkalisDinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis

News24xx.com -  Sejumlah warga mengeluh kesulitan dalam mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Alasan pegawai Disdukcapil pun bermacam-macam, antara lain blanko habis, tinta cetak habis atau mesin cetak yang bermasalah.

Salah seorang warga Bengkalis, Amal, mengatakan untuk membuat KTP elektronik di Disdukcapil Kabupaten Bengkalis ini sangat susah, rumit dan lama.


"Alasannya macam-macam. Karena blanko habislah, tinta cetak sudah habis, mesin cetak rusak, dana belum cairlah dan masih banyak lagi. Padahal kita sudah jauh-jauh dari rumah dan mengorbankan waktu serta biaya. Ealah, sampai sini kata pegawai pembuatan KTP dihentikan sementara. Macam mana nih," kata Amal, Rabu 28 Februari 2018.

Dia tidak habis pikir. Hanya untuk memiliki KTP saja dipersulit. Alasannya juga macam-macam dari pegawainya. Blanko 2017 habislah, 2018 tinta habis. Sekarang Februari 2018, tinta habis mesin rusak.

Saat dikonfirmasi, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis Renaldi, mengakui bahwa untuk sementara cetak E-KTP dihentikan. Karena tinta dan blanko habis. Namun kapan akan kembali normal belum diketahui secara pasti.

Renaldi mengakui bahwa tinta untuk mencetak E-KTP sudah habis sementara antrian pencetakan e-KTP cukup banyak. Selain itu blanko juga terputus sedangkan antrian untuk cetak semakin bertambah.


Dikatakannya, percetakan sangat bergantung dengan masalah ketersediaan blanko. Mungkin blanko betul-betul pas dengan orang yang akan melakukan pencetakan dan pihaknya akan usahakan agar bagaimana bisa tersedia.


"Selain itu masalah tinta, juga memang habis dan pada tahun 2018 ini kita sudah mengupayakan lebih dahulu, tapi realisasi anggaran sampai saat ini belum ada," terang Renaldi.


Sementara, terkait dengan keluhan warga yang terlanjur datang ke Disdukcapil Bengkalis Jalan Pertanian, agar tidak sia-sia, dirinya berharap kepada masyarakat untuk mencari informasi terlebih dahulu ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) terdekat.


"Agar ketika masyarakat sudah tiba di Bengkalis tidak merasa kecewa karena sudah habis tenaga dan biaya," sarannya. 

 

EDITORS:
HPN

 


News24xx.com/par/hari

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...