news24xx.com
Tuesday, 23 Jul 2019

Karena Kekurangan Gizi, Sebanyak Tujuh Warga Kuantan Singingi Alami Kelumpuhan

news24xx


Korban MalnutrisiKorban Malnutrisi

News24xx.com -  Kabar ini cukup menyedihkan. Betapa tidak, karena kekurangan gizi, tujuh orang warga Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau menjadi lumpuh dan tidak bisa berjalan.

Dari ketujuh orang itu kebanyakan anak-anak yang masih di bawah umur. Namun ada juga yang berusia 35 tahun.

Untunglah kini mereka sudah mulai mendapat penanganan medis dari Dinas Sosial Kabupaten Kuansing.

"Kondisi ini memang mengenaskan. Kami juga merasa kasihan. Sekarang ini mereka sudah ditangani secara medis oleh pihak terkait," kata Camat Kuantan Tengah, HM Refendi Zukman, AP, MSi, Kamis 1 Maret 2018.

Dikatakan Refendi, berdasarkan data, ketujuh warga Jake tersebut bernama Maryatul Kaptiah (11), anak pasangan Markimin dan Suhai ini, warga pindahan dari Desa Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Sebelum menderita lumpuh, dalam riwayat kesehatannya disebutkan proses imunisasi bocah ini tidak lengkap.

Kemudian, Winda Febrian (15) anak pasangan Darlius dan Warni. Ia pernah mengalami demam kejang-kejang ketika umur 2 tahun.

Selanjutnya Candra (35) anak pasangan Asitin dan Kasian. Sebelum lumpuh, ia pernah mengalami demam kejang ketika umur 13 tahun, dan juga tidak sadarkan diri selama 44 hari.

Warga lainnya adalah Ralpan (10) anak pasangan Dodi dan Sikar. Saat lahir, pernah divakum. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil sehingga proses kelahirannya dilakukan dengan operasi Caesar.

Bocah lain yang mengalami nasib serupa adalah Ulfa Suryani (5), anak pasangan Artika dan Iyem. Sebelum lumpuh, Ulfa sempat masuk inkubator begitu lahir dan pernah mengalami kejang-kejang.

Selanjutnya adalah Alfito (7), anak keluarga Nurhayati. Saat baru berusia tiga hari, ia pernah dioperasi tumor pada bagian kaki dan setelah dioperasi mengalami kejang kejang. Terakhir adalah Desi (23) anak pasangan Mufri dan Herlina yang mengalami cacat sejak lahir.

Dikatakan Refendi, saat ini ketujuh warganya itu sedang dirawat di Klinik Kuantan Medika Teluk Kuantan. "Menurut dokter yang merawat dikarenakan kekurangan gizi sejak lahir, bukan gizi buruk," terangnya lagi.

"Kita sangat kasihan melihat penderitaan mereka.Di usia muda mengalami cacat dan lumpuh, sementara teman-teman sebaya mereka pada sekolah dan bekerja," kata Refendi.

Pihaknya sangat berharap agar Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Kuantan Singingi, melakukan peninjauan dan membantu keluarga mereka.

"Mereka butuh bantuan biaya perawatan dan penanganan secara medis," ujar Refendi lagi.


EDITOR:
HPN

 

News24xx.com/par/zar

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...