news24xx.com
Wednesday, 20 Jun 2018
Setelah Ribuan Tahun, Peneliti Menemukan Penyebab Kematian Hitam di Abad ke-14 Dari Sebuah Kerangka di Rusia
Saturday, Jun 16, 2018 | 06:28 pm LT

Setelah Ribuan Tahun, Peneliti Menemukan Penyebab Kematian Hitam di Abad ke-14 Dari Sebuah Kerangka di Rusia

News24xx.com -  Black Death adalah wabah epidemi yang menewaskan ratusan juta orang di Eropa pada abad ke-14. Dan sekarang, melalui kerangka berusia 3.800 tahun, para ilmuwan menemukan penyebab Black Death. Kerangka berumur 3.800 tahun itu ditemukan di wilayah Samara Rusia. Black Death atau pes telah disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit jika manusi....
Setelah Ribuan Tahun, Peneliti Menemukan Penyebab Kematian Hitam di Abad ke-14 Dari Sebuah Kerangka di Rusia
Saturday, Jun 16, 2018 | 06:28 pm LT

Setelah Ribuan Tahun, Peneliti Menemukan Penyebab Kematian Hitam di Abad ke-14 Dari Sebuah Kerangka di Rusia

News24xx.com -  Black Death adalah wabah epidemi yang menewaskan ratusan juta orang di Eropa pada abad ke-14. Dan sekarang, melalui kerangka berusia 3.800 tahun, para ilmuwan menemukan penyebab Black Death. Kerangka berumur 3.800 tahun itu ditemukan di wilayah Samara Rusia. Black Death atau pes telah disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit jika manusi...
Ucapkan Selamat Tinggal Pada Sayuran, Penelitian Menunjukkan Bila Sayuran Akan Menghilang Pada Tahun 2050
Tuesday, Jun 12, 2018 | 03:18 pm LT

Ucapkan Selamat Tinggal Pada Sayuran, Penelitian Menunjukkan Bila Sayuran Akan Menghilang Pada Tahun 2050

News24xx.com -  Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan kadar gas rumah kaca karbon dioksida di atmosfer dapat mengurangi hasil panen. Namun studi yang didanai oleh Wellcome Trust sebagai bagian dari program Planet Kita, Kesehatan Kita, yang dipimpin oleh Dr Howie Frumkin, mengatakan pada tahun 2050, sayuran bisa kekurangan pasokan akibat kekurangan air dan hilangnya keanekaragaman ha...
Kiamat Semakin Dekat, Peneliti Mengatakan Bila Bumi Semakin Menjauh Dari Bulan
Thursday, Jun 07, 2018 | 10:40 am LT

Kiamat Semakin Dekat, Peneliti Mengatakan Bila Bumi Semakin Menjauh Dari Bulan

News24xx.com -  Penelitian baru menunjukkan bahwa hari-hari di Bumi menjadi lebih panjang karena bulan perlahan bergerak lebih jauh dari kita. Satelit alami Bumi, perlahan bergerak menjauh dari Bumi sekitar 1,5 inci setiap tahun. Ini menyebabkan Bumi berputar lebih lambat di sekitar sumbunya. Dan sekarang, para astronom mempelajari geologi Bumi untuk mencari tahu sejarah planet ini. Mereka...
Hasil Penelitian Menunjukkan Penduduk di Sepuluh Negara Ini Rentan Mengalami Kanker Mematikan
Wednesday, Jun 06, 2018 | 11:53 am LT

Hasil Penelitian Menunjukkan Penduduk di Sepuluh Negara Ini Rentan Mengalami Kanker Mematikan

News24xx.com -  Sebuah penelitian dari 195 negara telah mengungkapkan negara mana yang paling banyak mengalami kematian akibat kanker dan kasus-kasus penyakit yang paling baru. Dan mereka mengatakan bahwa Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat memiliki lebih banyak diagnosa kanker baru daripada negara lain. Negara-negara dengan tingkat pendapatan dan pendidikan yang lebih tinggi umumny...
Ilmuwan Rusia Mengembangkan Vaksin Untuk Melawan Kecanduan Narkoba Pada Remaja
Thursday, May 31, 2018 | 01:39 pm LT

Ilmuwan Rusia Mengembangkan Vaksin Untuk Melawan Kecanduan Narkoba Pada Remaja

News24xx.com -  Saat ini, para ilmuwan Rusia sedang menguji vaksin yang menghalangi pembentukan kecanduan pada opium atau ganja.   Tatyana Klimenko, direktur Pusat Penelitian Nasional (NSC) dari narcology, mengatakan kepada Izvestiya tentang hal itu. Menurutnya, antibodi yang terbentuk di tubuh menggunakan vaksin ini menghambat efek obat tersebut. Ketika membuat obat, antibodi yang b...
Air Kencing Terpaksa Diminum, Seorang Astronot NASA Menceritakan Kengerian Toilet di Luar Angkasa
Thursday, May 31, 2018 | 08:22 am LT

Air Kencing Terpaksa Diminum, Seorang Astronot NASA Menceritakan Kengerian Toilet di Luar Angkasa

News24xx.com -  Ruang angkasa bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan dan menyenangkan bagi para astronot. Namun, ada juga beberapa kengerian di baliknya. Hal ini dijelaskan oleh Peggy Whitson, seorang astronot perempuan dari NASA yang telah tinggal di ruang angkasa selama 665 hari. Peggy sangat menyukai pekerjaannya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), mulai dari memasang kompon...
Loading...
loading...