news24xx.com
Sunday, 07 Jun 2020

Ekspansi Go-jek di Filipina Ditolak Oleh Kebijakan Negara Tersebut

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Dewan Waralaba dan Pengaturan Transportasi Tanah (LTFRB) Filipina menolak permintaan dari perusahaan taksi online Indonesia, Go-Jek untuk beroperasi di negara mereka. Ini karena peraturan daerah tentang kepemilikan perusahaan.

Baca Juga: Sering Ikut Campur Urusan Penanganan Corona, Luhut: Saya Dewan Pakar

www.jualbuy.com

LTFRB menolak aplikasi Go-Jek melalui perusahaan jaringan transportasi lokal (TNC) Velox Technology Philippines. Mereka menolak aplikasi itu karena peraturan yang mewajibkan orang Filipina untuk memiliki 60 persen dari TNC.

 

Keputusan itu menghentikan rencana Go-Jek untuk memasuki negara ASEAN kelima. Sejauh ini, perusahaan ini telah berkembang ke Singapura, Vietnam dan Thailand. Namun, mereka mengklaim bahwa mereka belum menyerah memasuki Filipina.

Baca Juga: Mantan Dirut Dirgantara Indonesia Akui Jadi Tersangka KPK

“Kami terus terlibat secara positif dengan LTFRB dan lembaga pemerintah lainnya, karena kami berupaya memberikan solusi transportasi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat Filipina” kata perwakilan Go-Jek, seperti dikutip dari Jakarta Post.

 

 

News24xx.com/fik/red





loading...
Versi Mobile
Loading...