news24xx.com
Tuesday, 29 Sep 2020

Memiliki Firasat Kematian; Usai Membuat Status Perpisahan Di Facebook, Siswi SMA Ini Ditemukan Tewas Mengenaskan

news24xx


Terima Kasih LaiaTerima Kasih Laia

News24xx.com

Penemuan gadis bernama Terima Kasih Laia (18) siswi SMA Negeri 3 Susua, Nias Selatan, Sumatera Utara membuat geger warga Desa Hiliwaebu, Nias Selatan tempat dia tinggal.

Ia ditemukan tewas di rumpun bambu oleh adiknya, Jumat (29/11/2019) petang.

Seolah mendapatkan firasat jika ajalnya tak lagi lama, gadis muda ini ternyata sempat membuat salam perpisahan melalui Facebooknya.

"Maaf, gk mw srig ol ge y. Ckp sampai 1-2 hr ajh," tulis Terima Kasih Laia pada Minggu (24/11/2019) sekitar pukul 10.19 WIB.

"Mw Off. Klian baik2 y dsn?. Bye. See you tomorrow!!!," jelasnya. Terimakasih Laia Sempat Berikan Pertanda di Facebook Sebelum Ditemukan Tewas.

Sontak status yang dituliskan oleh Terima Kasih Laia mendapat berbagai tanggapan. Karena seolah seperti pertanda bahwa tak lama lagi dirinya akan pergi.

Semua keterkaitan yang dirangkai ternyata benar.

Lima hari setelah Terima Kasih Laia menuliskan status di Facebook, korban ditemukan tewas di Dusun 4, Desa Hiliwaebu, tidak jauh dari rumahnya.

Korban ditemukan dalam kondisi yang menyedihkan.

Korban ditemukan bersimbah darah.

Baca Juga: Bejad! Perempuan di Tangerang Selatan Diperkosa Usai Bangun Tidur Lalu Diteror Dari Instagram

www.jualbuy.com

Wajah dan leher terluka diduga akibat penganiayaan.

Sontak, teman-teman Facebook Terima Kasih Laia yang membaca status setelah kejadian langsung memberikan berbagai macam komentar

Sebelumnya, korban ditemukan pada sore hari oleh adiknya , yang bernama Situ Hati Laia.

Diketahui selepas pulang sekolah, korban beranjak pulang ke rumah.

Tapi hingga sore hari korban tak kunjung sampai di rumah.

Karena hal ini jarang terjadi, adik korban berusaha mencari dan coba menjemput di sekolah.

Sesampainya di sekolah, Situ diberitahukan pihak sekolah korban sudah dari tadi pulang.

Dalam perjalanan menuju rumah, betapa terkejutnya Situ saat menemukan korban telah tergeletak di bawah pohon bambu sekitar 50 meter tidak jauh dari jalan.

Adik korban yang menemukan kakaknya telah tiada, lalu memberitahukan kejadian yang dialami korban pada keluarga.

Sampai akhirnya pihak kepolisian datang mengevakuasi korban.

Kapolres Nias Selatan (Nisel) AKBP I Gede Nakti Widhiarta mengatakan bahwa dugaan sementara korban tewas akibat alami penganiayaan.

"Dugaan sementara korban tewas akibat dianiaya.

Karena terdapat luka di bagian leher dan wajah korban," kata Nakti saat dihubungi via telepon seluler, Sabtu (30/11/2019).





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...