news24xx.com
Monday, 26 Aug 2019

11 Kali Gempa Bumi Mengguncang Selat Sunda Secara Berturut-turut

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Gempa mengguncang Selat Sunda 11 kali berturut-turut pada hari Kamis, 10 Januari. Namun, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tidak satu pun dari gempa tersebut yang berpotensi menyebabkan tsunami.

"Kegiatan gempa tidak menyebabkan kenaikan permukaan air di sepanjang pantai Selat Sunda" kata kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.



BACA JUGA : Jafar Umar Thalib, Ulama yang Dikenal Karena Perannya Dalam Konflik Maluku, Meninggal Pada Usia 58 Tahun

BMKG mengatakan bahwa gempa bumi terjadi 11 kali, dengan besarnya rata-rata 3,0 yang perlahan-lahan berkurang menjadi 2,8 dengan 1 km hiposenter. Itu terjadi mulai pukul 04:59 malam. hingga 08:35 waktu lokal. Kegiatan ini berada pada radius 36,5 km dari Gunung Anak Krakatau.

Rahmat mengatakan bahwa hasil pemantauan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tidak menyebabkan kenaikan permukaan air. Aktivitas gempa terdeteksi di tujuh stasiun BMKG, di Tangerang, Serang, Cigeulis, Muara Dua, Bandar Lampung, Sukabumi dan Liwa.



BACA JUGA : Tujuh Kabupaten di Jakarta Utara dan Jakarta Barat Rawan Kekeringan

“Kami meminta warga sipil untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dibuktikan. Informasi resmi hanya datang dari BMKG” katanya.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...