news24xx.com
Tuesday, 25 Jun 2019

BMKG Menjelaskan Bahwa Suhu Super Panas di Bali Tidak Ada Hubungannya Dengan Akticitas Gunung Agung

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan suhu panas di Bali yang dirasakan oleh orang-orang di sana. Akhmad Taufan Maulana, Kepala Sub Bagian Hubungan Pers dan Media BMKG mengatakan, fenomena suhu panas di Bali tidak terpengaruh oleh aktivitas Gunung Agung.



BACA JUGA : Jenazah Dari Remaja yang Tenggelam di Pantai Ancol Akhirnya Ditemukan

"Berdasarkan pemantauan kami di beberapa lokasi stasiun pengamatan cuaca di Bali dalam beberapa hari terakhir telah terjadi sedikit peningkatan suhu udara, terutama suhu udara harian maksimum dan minimum" jelas Taufan melalui pesan singkat ke CNNIndonesia.com, Jumat , pada 11 Januari 2019.

Taufan menekankan bahwa kenaikan suhu ini bukan karena aktivitas Gunung Agung, tetapi karena faktor lain, yaitu posisi matahari berada di selatan khatulistiwa pada bulan Januari. Akibatnya, wilayah selatan khatulistiwa termasuk Bali akan terasa lebih panas.



BACA JUGA : Pulau Jawa menjadi Semakin Dingin Karena Angin Monsun Dari Australia yang Akan Berlangsung Sampai September Tahun Ini

Selain itu, posisi matahari juga menyebabkan cuaca akhir-akhir ini yang cenderung cerah pada siang hari di beberapa daerah di Bali. Itu juga membuat daerah itu mendapatkan lebih banyak panas karena kurangnya awan yang menghalangi panas matahari.

"Di malam hari cuaca cenderung berawan sehingga panas yang seharusnya dilepaskan oleh permukaan daerah setempat tertahan oleh awan yang menyebabkan suhu memanas di malam hari jika dibandingkan dengan ketika tidak ada awan" katanya.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...