news24xx.com
Tuesday, 25 Feb 2020

Survey yang Dilakukan Mengatakan Sepertiga Dari Staff PBB Pernah Mengalami Pelecehan Seksual

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Survei online, yang dilakukan oleh Deloitte pada bulan November yang dihadiri oleh 30.364 staf dari PBB. Survei ini dilakukan di tengah gerakan besar-besaran #MeToo di seluruh dunia untuk melawan pelecehan dan kekerasan seksual.

Baca Juga: Hong Kong Panik; Pabrik Peti Mati Dipaksa Tutup, Korban Virus Corona Meningkat

www.jualbuy.com

Menurut laporan itu, 21,7 persen responden mengatakan bahwa mereka telah menjadi korban seksual atau lelucon tidak sopan; 14,2 persen menerima komentar ofensif tentang penampilan, tubuh, atau aktivitas seksual mereka; dan 13 persen ditargetkan oleh tindakan tidak menyenangkan untuk menarik mereka ke dalam diskusi tentang masalah seksual.

Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, secara terbuka mengakui perlunya Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menangani masalah pelecehan. Menurut survei, dua dari tiga pelaku adalah laki-laki. Hanya satu dari tiga orang mengatakan bahwa mereka mengambil tindakan setelah mengalami pelecehan seksual.

Baca Juga: Jangan Ke Spanyol! Ada Badai Debu Dahsyat, Bandara di Spanyol Jadi Kalang Kabut

Guterres mengatakan laporan itu berisi, "beberapa statistik dan bukti serius tentang apa yang perlu diubah untuk menjadikan tempat kerja yang bebas pelecehan menjadi hal yang nyata bagi kita semua". "Sebagai organisasi yang didirikan atas dasar kesetaraan, martabat dan hak asasi manusia, kita harus memimpin dengan memberikan contoh dan menetapkan standar" katanya.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...