news24xx.com
Thursday, 22 Aug 2019

Interpol dan FBI Akan Membantu Penyelidikan Dari Serangan Bom yang Terjadi di Sri Lanka

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Organisasi Kepolisian Kriminal Internasional (Interpol) dan Biro Investigasi Federal (FBI) akan membantu pemerintah Sri Lanka dalam melakukan penyelidikan terkait serangkaian serangan bom yang terjadi pada hari Minggu, 21 April 2019. Interpol akan mengirim tim yang berspesialisasi dalam memeriksa tempat kejadian dan bahan peledak, memerangi terorisme, dan mengidentifikasi dan menganalisis korban.

Keterlibatan Interpol dalam penyelidikan dilakukan atas permintaan pemerintah Sri Lanka. "Ketika pemerintah Sri Lanka menyelidiki serangan mengerikan ini, Interpol akan terus memberikan dukungan apa pun yang diperlukan" kata Sekretaris Jenderal Interpol Jurgen Stock dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh CNN pada Senin, 23 April 2019.

Dia menekankan keluarga korban serangan bom, serta serangan teroris lainnya yang membutuhkan dukungan penuh dari komunitas penegak hukum internasional. Juru bicara FBI juga mengatakan mereka akan membantu Sri Lanka melakukan penyelidikan serangan bom. Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan setidaknya empat warga AS tewas dalam serangan itu.

Serangkaian serangan yang terdiri dari delapan bom terjadi pada Hari Paskah, pada 21 April 2019 dan menewaskan sedikitnya 290 orang dan melukai ratusan lainnya. Ledakan terjadi di Kolombo, Negombo dan Batticoloa. Sebagian besar korban tewas adalah orang Sri Lanka. Namun, setidaknya 39 turis asing juga ikut tewas dalam serangan itu.

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...