news24xx.com
Tuesday, 17 Sep 2019

13 Terluka Setelah Bom Diledakkan di Jalur Pejalan Kaki di Lyon, Prancis

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

News24xx.com -  Polisi Prancis memburu tersangka terkait ledakan bom di jalur pejalan kaki di jantung kota Lyon.

Sejauh ini, korban yang disebabkan oleh ledakan meningkat menjadi 13 orang.

Seperti dilansir AFP, Sabtu 25 Mei 2019 Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut ledakan yang mengguncang Jumat 24 Mei 2019 waktu setempat sebagai 'serangan'.

Macron mengirim Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner untuk secara langsung mengamati lokasi ledakan di Lyon.

Secara terpisah, Menteri Kehakiman Nicole Belloubet mengatakan kepada televisi lokal BFM bahwa terlalu dini untuk menyebut ledakan itu sebagai "aksi terorisme". Pemerintah setempat mengatakan ledakan itu berasal dari paket yang berisi puing-puing logam.

Tetapi diketahui bahwa kantor kejaksaan Paris sedang menyelidiki ledakan bom sebagai dugaan 'konspirasi terorisme'.

Sejauh ini belum ada laporan korban dari ledakan ini. Pihak berwenang setempat mengatakan jumlah korban yang terluka meningkat menjadi 13 orang, dengan 11 di antaranya masih dirawat di rumah sakit setempat.

Luka-luka yang diderita oleh para korban dikatakan tidak membahayakan hidup mereka. Yang terluka dilaporkan terdiri dari delapan wanita, empat pria dan satu anak perempuan berusia 10 tahun.

Polisi setempat mengatakan mereka sedang memburu tersangka terkait ledakan bom.

Tersangka diidentifikasi sebagai seorang pria yang diyakini berusia 30-an, yang ditangkap oleh kamera keamanan atau CCTV di daerah ledakan saat mengendarai sepeda gunung tak lama sebelum ledakan terjadi.

 

 

 

NEWS24XX.COM/DEV/RED
 

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...