news24xx.com
Monday, 19 Aug 2019

Sebanyak 13 Orang Mengalami Cedera Karena Ledakan Bom yang Terjadi di Jantung Kota Lyon di Perancis

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Polisi Prancis saat ini sedang memburu tersangka terkait ledakan bom di jalur pejalan kaki di jantung kota Lyon. Sejauh ini, jumlah korban cedera yang disebabkan oleh ledakan tersebut meningkat menjadi 13 orang. Seperti dilansir AFP, Sabtu 25 Mei 2019, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut ledakan yang mengejutkan negara itu pada Jumat 24 Mei waktu setempat sebagai 'aksi terorisme'. Untuk mengatasi masalah ini, Macron mengirim Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner untuk secara langsung turun mengamati lokasi ledakan di Lyon.

Secara terpisah, Menteri Kehakiman Nicole Belloubet mengatakan kepada televisi lokal BFM bahwa terlalu dini untuk menyebut ledakan tersebut sebagai "aksi terorisme". Pemerintah setempat mengatakan ledakan itu berasal dari paket yang berisi puing-puing logam. Tetapi diketahui bahwa kantor kejaksaan Paris sedang menyelidiki ledakan bom sebagai dugaan 'konspirasi terorisme'.

Sejauh ini belum ada laporan korban tewas dari ledakan ini. Pihak berwenang setempat mengatakan jumlah korban yang terluka meningkat menjadi 13 orang, dengan 11 di antaranya masih dirawat di rumah sakit setempat. Cedera yang diderita oleh para korban dikatakan oleh para petugas berwenang tidak akan membahayakan hidup mereka. Korban terluka dilaporkan terdiri dari delapan wanita, empat pria dan satu anak perempuan berusia 10 tahun.

Polisi setempat mengatakan mereka sedang memburu tersangka terkait ledakan bom tersebut. Tersangka diidentifikasi sebagai seorang pria yang diyakini berusia 30-an, yang ditangkap oleh kamera keamanan atau CCTV di daerah ledakan saat mengendarai sepeda gunung tak lama sebelum ledakan terjadi.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...