news24xx.com
Tuesday, 17 Sep 2019

Wiranto Akui Penegakan Hukum yang Buruk Terhadap Pelaku Pembakaran Hutan

news24xx


Wiranto  Akui Penegakan Hukum yang Buruk Terhadap Pelaku Pembakaran HutanWiranto Akui Penegakan Hukum yang Buruk Terhadap Pelaku Pembakaran Hutan

News24xx.com -  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengakui buruknya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran atau individu yang menerapkan metode tebang dan bakar yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Dia mengatakan pemerintah akan mengambil pendekatan berbeda untuk menghentikan praktik pertanian tradisional.

"Masyarakat tradisional ini, kami telah mengingatkan mereka. Perusahaan dapat membantu mereka dengan fasilitas traktor (untuk pembukaan lahan) sehingga mereka tidak harus membakar hutan," kata Wiranto setelah pertemuan tentang kebakaran hutan dan lahan di sini pada hari Rabu.

Menurut Wiranto, sanksi yang dijatuhkan kepada individu yang menyalakan api tidak efektif untuk menghentikan praktik tersebut.

"Itu tidak efektif, kita harus menemukan cara lain untuk menyelesaikan masalah. Karena mereka melakukan ini selama beberapa generasi. Tapi kita harus mengubah pola pikir, dan kita membutuhkan bantuan semua pemangku kepentingan untuk mengubah pola pikir mereka," kata Wiranto.

Menteri mengungkapkan bahwa 37 perusahaan telah diperingatkan untuk menghentikan praktik tebang dan bakar dalam pembukaan lahan dan proses hukum terhadap lima perusahaan lain masih berlangsung.

Wiranto mengatakan, jumlah hotspot tahun ini lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

"Persentase terbesar kebakaran hutan disebabkan oleh aktivitas manusia, metode tebang dan bakar dalam pembukaan lahan," katanya.

Hadir dalam pertemuan itu adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Pertemuan juga membahas upaya untuk membuat hujan buatan.

 

 

 

NEWS24XX.COM/PAR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...